(BACA JUGA:Mahfud MD Bilang Demo Mahasiswa 11 April Berlangsung Aman dan Lancar, Tidak Ada Insiden Berarti)
https://t.co/r4dg2WDrAG ini????????berita yg benar. Adalah pembuat hoax mereka menulis bhw Menko Polhukam mengakui pemerintah sekarang lemah dan gagal sehingga kita menyerah. Mereka nembaca hoax dan menulis hoax tanpa melihat pernyataan asli di detikTV. https://t.co/m4zggpIHnm
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) April 28, 2022
Yg Menko Polhukam katakan: Thn 2024 kita hrs memilih pemimpin baru krn Pemilu tdk ditunda dan Presiden Jokowi sdh memastikan itu. Kita hrs mencari pemimpin yg kuat, bukan krn Pemimpin sekarang lemah dan gagal tetapi krn hrs diganti melalui Pemilu 2024 sesuai konstitusi. Begitu.
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) April 28, 20222 masalah yg kita hadapi adl polarisasi ideologi dan merajalelanya korupsi. Ini jg masalah semua pemerintah sbm-nya bkn hny soal skrng. Ini sdh subur dan tak teratasi sjk SBY, Megawati, Gus Dur, Habibie. Kita perlu pemimpin kuat thn 2024 bkn krn yg skrng gagal tp krn hrs Pemilu.
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) April 28, 2022Kalau soal keberhasilan, survai2 dari lembaga independen menunjukkan kepercayaan publik msh tinggi, skor penegakan hukum naik dari 49,1 pd 2019 menjadi 64 pd Pebruari 2022. Gagalnya dimana? Mau menyerah krn apa? Paling2 pembuat hoax membuat hoax lg dan bilang itu survai abal2.
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) April 28, 2022Sy jg tak prnh bilang TNI akan kudeta. Yg sy bilang, di Amerika Latin jika negara tak bs mengatasi perpecahan dan korupsi merajalela maka militernya kudeta dgn dalih menyelamatkan negara. Di Indonesia jgn terjadi itu. Pemilu 2024 hrs memilih strong leader krn yg skrng hrs diganti
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) April 28, 2022