Menurut mantan pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Demo penolakan tiga periode harus dilakukan setiap akhir pekan, karena dinilai sangat efisien tidak menggangu perkuliahan mahasiswa.
“Saya berharap demo mahasiswa seantero Indonesia, terus saja digelar, khususnya pada hari-hari weekend supaya kuliahnya tidak keteteran,” ucap Amien.
(BACA JUGA:Amien Rais Peringatkan Jokowi dan Luhut Soal Demo Mahasiswa 11 April: Saya Mohon Kesadaran Situasi Politik )
Amien Rais mengajak para mahasiswa untuk terus melakukan aksi demonstrasi guna untuk menekankan keadilan dan melawan kezaliman.
“Adek-adek atau anak-anak mahasiswa yang saya cintai, mahasiswa dari Sabang sampai Merauke, terus saja (berdemo),” ungkap Amien.
“Anda menegakkan kebatilan dan keadilan melawan kezaliman. Terus saja, saya yakin Allah SWT akan tetap bersama kita. Jadi bravo, bravo, bravo. Bravissimo,” terang Amien Rais.
Selain itu, ia mengingatkan kepada mahasiswa agar mencega kehadiran penyusup atau penumpang gelap saat gelar demo.
(BACA JUGA:Demo 11 April, Amien Rais Sentil Jokowi dan Luhut: Ini Jeritan Rakyat atas Kezaliman Anda Berdua)
“Hindari benar-benar supaya tidak ada model penyusup gelap yang menginjak-injak Ade Armando, sehingga mencoreng demo mahasiswa itu,” jelas Amien.
Menurutnya, saat demo 11 April 2022 di Gedung DPR massa yang menghajar Ade Armnado saat demo bukanlah mahasiswa.
“Tapi tetap saja para buzzer bayaran mencoba menimpakan, membuang kotoran itu, perbuatan konyol itu kepada mahasiswa. Itu betul-betul tidak masuk akal,” jelas Amien.
Amien Rais juga sempat menyebut Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengalami gangguan narsitik megalomania (seorang yang memiliki kekuasaan).
(BACA JUGA:Futri Zulya, Putri Zulkifli Hasan Gugat Cerai Mumtaz Anak Amien Rais, Apa Penyebabnya?)
Dia mendesak Luhut segera mengundurkan diri dari semua jabatan yang sedang dijalani.
Amien Rais mengklaim sebagian masyarakat sipil sudah tidak percaya kepada Luhut.