Antisipasi ASDP
Melihat kondisi tersebut, ASDP melakukan berbagai persiapan. Optimalisasi pelayanan di 14 lintasan penyeberangan yang berada dibawah koordinasi 14 cabang ASDP pun dilakukan.
"ASDP siap mengoperasikan sebanyak 66 unit dermaga, dengan total kapal yang beroperasi sebanyak 234 unit. Rinciannya 66 unit kapal ASDP, dan 168 unit non-ASDP," ungkap Yusuf.
"Selain 14 lintasan, kami juga konsentrasikan wilayah operasional. Ada 215 kapal dan 315 lintasan karena kita enggak tahu pergerakan orang seperti apa, sebab 2 tahun tidak mudik. Kami pastikan kesiapan sarana dan prasarana memadai, sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa," lanjut Yusuf.
(BACA JUGA:Menhub: 85 Juta Orang Bakal Mudik, 47 Persen Lewat Jalur Darat)
ASDP memprediksi, tahun ini secata total akan mengangkut 5,9 juta penumpang, dengan total 6,3 juta unit kendaraan dan 1,02 juta ton barang.
Pembelian Tiket Secara Online
Seiring dengan lonjakan jumlah penumpang tersebut, ASDP mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik dan melakukan reservasi tiket secara online melalui Ferizy.
Sekretaris Perusahaan ASDP, Shelvy Arifin mengatakan, tiket kapal feri bisa dibeli di online untuk menghindari kerumunan, khususnya di 4 pelabuhan utama Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.
"Hal penting juga, pengguna jasa wajib dan terus diimbau agar membeli tiket secara mandiri melalui www.ferizy.com/aplikasi Ferizy dan Sales Channel resmi Ferizy yaitu Gerai Alfamart dan/ Agen BRILink," ungkap Shelvy.
(BACA JUGA:Antisipasi Kemacetan Jelang Mudik Lebaran 2022, Begini Rekayasan Lalu Linta Versi Korlantas Polri)
Shelvy juga mengimbau agar para calon penumpang yang melakukan pembelian tiket secara online mengisi data dengan identitas yang sesuai dengan KTP. Termasuk juga data kendaraan harus sesuai dengan STNK.
"Jumlah penumpang dalam kendaraan terdata di dalam tiket agar terdata dengan baik dan benar di dalam data manifes kapal," tuturnya.
Untuk kelancaran operasional dan layanan selama periode Angkutan Lebaran, ASDP juga memastikan kesiapan petugas dan peralatan pendukung serta penerapan protokol kesehatan secara ketat baik di kapal dan pelabuhan.
"Kami telah mengantisipasi bahwa penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini potensi lonjakan penumpang dan kendaraan relatif tinggi. Namun, kami harap masyarakat tetap mengikuti aturan sebaik-baiknya terkait vaksinasi dan booster serta tidak mengabaikan protokol kesehatan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.