"Washington dan Brussels penulis skenario dan sutradaranya, dan Kiev adalah aktor-aktornya," kata Volodin. "Tidak ada fakta, hanya kebohongan."
Sejak pasukan Rusia ditarik mundur dari kota-kota di sekitar Ibu Kota Ukraina, Kiev, pekan lalu, tentara Ukraina telah memperlihatkan kepada wartawan.
(BACA JUGA:Presiden Jokowi Targetkan Masyarakat Menerima BLT Minyak Goreng Sebelum Lebaran)
Yakni mayat-mayat yang mereka sebut sebagai warga sipil yang dibunuh oleh pasukan Rusia, rumah-rumah yang hancur dan mobil-mobil yang dibakar.