Nasional

Gus Yaqut: Kita Boleh Dicaci dan Dimaki, tapi Jangan Pernah Lelah Mencintai Indonesia

Gus Yaqut meminta GP Ansor dan Banser tetap merawat kebhinekaan.

Gus Yaqut: Kita Boleh Dicaci dan Dimaki, tapi Jangan Pernah Lelah Mencintai Indonesia
Kementerian Agama membantah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) pernah bertemu Pendeta Saifuddin Ibrahim yang meminta 300 ayat Al Quran dihapus.

"Jika Gus Yaqut menjadi presiden RI, saya meyakini tidak akan muncul masalah eksklusivitas-eksklusivitas atas dasar kepercayaan, atas dasar daerah atau atas dasar suku atau etnis," terangnya. 

(BACA JUGA:Heboh Foto KSAD Dudung dan Gus Yaqut Disandingkan jadi Capres-Cawapres 2024, Warganet: Tegas, Pemberani!)

Apabila persoalan tersebut bisa diatasi, pemerintah bisa fokus ke program pembangunan, kesejahteraan, keadilan sosial di berbagai bidang. 

"Jangan habiskan waktu kita untuk memperbincangkan eksklusivitas yang sempit itu. Dengan begitu, bangsa kita bisa cepat maju," pungkas Emrus.

(BACA JUGA:Denny Siregar Sebut Yaqut Cholil Pernah Dipanggil Pimpinan FPI: Digertak Pakai Pistol Supaya Mundur!)

(BACA JUGA:Ucapkan Selamat Nyepi, Menag Yaqut: Makna Aku adalah Engkau Jadi Inspirasi Hidup...)

Berita Terkait