"Mama udah gak sakit lagi, yang pasti mama udah seneng, udah bahagia, kembali sama Allah dan ditempatkan sama orang-orang yang soleh dan sholehah tentunya di surganya Allah," paparnya.
(BACA JUGA:Menang Tipis dari India, Tim Putra Indonesia Lolos ke Semifinal BATC 2022)
(BACA JUGA:Keciduk di Tempat Biliar, Pelajar SMA Tega Bentak Kepala Dinas Pendidikan, Warganet: Efek Sekolah di Rumah)
Sebelumnya puluhan warga ikut menyalatkan jenazah Dorce Gamalama dari dalam masjid, sementara jenazah tetap berada di mobil ambulans karena protokol COVID-19.
Usai disalatkan, jenazah Dorce Gamalama langsung dibawa menuju ke TPU Bantar Jati, Cipayung, Jakarta Timur, untuk dimakamkan.
Dorce Gamalama meninggal dunia di RSPP Simprug Jakarta Selatan, Rabu, sekitar pukul 07.36 WIB, setelah terkonfirmasi Covid-19.
Dorce dirawat di rumah sakit tersebut sejak 8 Februari 2022.
(BACA JUGA:Ganjar Mau Capres? Arief Poyuono: Bukan Kelas Nasional, Negara Bisa Berantakan, Contohnya Sekarang...)
(BACA JUGA:Aje Gile! Pria Ini Pakai Kalung dan Gelang Emas Berkilo-kilo Saat Keluar Rumah: Saya Sudah Terbiasa)
Dorce Gamalama lahir dengan nama asli Dedi Yuliardi di Solok, Sumatera Barat, pada 21 Juli 1963.
Ibunya bernama Dalifah, seorang pedagang beras berdarah Minang, sedangkan ayahnya bernama Achmad, seniman sekaligus tentara berdarah Arab-Binjai.
Diberitakan sebelumnya, Pengurus Masjid Al Hayyu, Ustaz Anan Muhajir mengonfirmasi bahwa Dorce Gamalama akan dimakamkan sebagai laki-lakidan bukan perempuan.