Usut Warga Parigi Moutong Tewas Tertembak, Polri: Siapapun Anggota yang Bersalah Ditindak Tegas

fin.co.id - 14/02/2022, 13:21 WIB

Usut Warga Parigi Moutong Tewas Tertembak, Polri: Siapapun Anggota yang Bersalah Ditindak Tegas

Ilustrasi - Polda Sumsel siapkan penembak jitu atau sniper di sejumlah titik rawan yang akan dilewati pemudik.

(BACA JUGA:Respon Eks Kapolres Purworejo, Ketua MUI: Zikir 'Hasbunallah Wanikmal Wakil' Bukan untuk Perang)

“Siapapun anggota yang bersalah sekali lagi komitmen kami akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Ia menambahkan, peristiwa di Parigi Moutong saat pembubaran aksi massa yang menutup ruas jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara kurang lebih selama 10 jam, dan kejadian tersebut dilakukan bukan hanya sekali, namun sudah berulang kali.

Karena sudah berulang, Dedi menyebutkan, Polri dalam bertindak telah melakukan tahapan-tahapan sesuai SOP, mulai dari preemtif, preventif, hingga penegakan hukum.

(BACA JUGA:PSI Sindir Anies Soal Formula E: Nanti PNS yang Disuruh Beli Tiketnya)

“Karena ini kejadian sudah dilakukan beberapa kali mulai dari kegiatan-kegiatan preemtif itu sudah dilakukan pihak Polres Parigi Moutong, kemudian tahapan-tahapan preventif itu pun sudah dilakukan,” ujarnya.

“Kami mencoba untuk melakukan mediasi, dialog, terus kami lakukan. Upaya-upaya penegakan hukum terus kami lakukan dalam rangka menjaga situasi Sulteng tetap kondusif. Karena arus lalu lintas menjadi moda ekonomi di Sulteng tidak boleh terganggu, karena itu moda ekonomi dari Sulteng, Gorontalo dan juga Manado,” kata Dedi.

Dedi juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa tersebut yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

(BACA JUGA:Erick Thohir Gagas 'Akhlak' di BUMN, Gus Nadir: Sangat Cocok dengan Tradisi dan Ajaran Kiai )

“Kejadian Sulawesi Tengah, khususnya Parigi Moutong. Pertama kali, saya mengucapkan belangsungkawa yang sedalam-dalamnya atas kejadian tersebut. Kami semuanya mendoakan semoga arwah almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Dedi.

Satu orang dilaporkan tewas tertembak dalam peristiwa pembubaran aksi unjuk rasa penolakan kegiatan tambang emas oleh PT Trio Kencana, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu, 12 Februari 2022 malam.

Admin
Admin
Penulis

Penulis FIN.CO.ID