Viral

Denny Siregar 'Senggol' Rizal Ramli Lagi, Kali Ini Soal Ibu Kota Baru dan China

fin.co.id - 20/01/2022, 23:07 WIB

Denny Siregar

JAKARTA, FIN.CO.ID - Pegiat media sosial Denny Siregar kali ini kembali mengkritik pernyataan Mantan Menko Ekonomi Rizal Raml yang dianggap kontroversial. 

Sebagaimana diketahui, Rizal Ramli sebelumnya mengkritik kebijakan pemerintah soal pemindahan ibu kota negara yang disebutnya mengakomodir kepentingan negara China. 

Bahkan, Rizal Ramli menyebut, jika nantinya sudah selesai dibangun, Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur itu akan ditempati oleh orang-orang China. 

(BACA JUGA: Penjelasan Soal Valuasi Bisnis Dicibir Rizal Ramli, Denny Siregar Beri Jawaban Menohok Begini)

Dalam channel Youtube 2045 TV, Denny Siregar menyatakan keanehannya mendengar pernyataan Rizal Ramli. Ia menyayangkan pernyataan yang dianggapnya "bodoh" itu keluar dari mulut seorang yang bergelar Doktor.

"Gila kan, bagaimana bisa seseorang yang biasa disebut pakar ekonom bisa sebodoh itu mengomentari soal ibu kota baru," demikian ujar Denny Siregar dalam video yang berjudul "Denny Siregar: RIZAL RAMLI KENA LAGI DEH (Gaspol #110)", yang diuploud pada 20 Januari 2022 itu. 

Namun demikian, Denny Siregar mengaku tidak kaget dengan pernyataan Rizal Ramli tersebut. Ia merujuk pada peristiwa ketika aktivis politik Ratna Sarumapaet mengaku "dihajar" orang tak dikenal hingga babak belur. Padahal setelah diselidiki Polisi, Ibu dari artis Atiqah Hasiholan itu ternyata melakukan operasi plastik. 

(BACA JUGA: Rizal Ramli Merasa Lucu Lihat Denny Siregar Jelasin Valuasi Bisnis: Orang Oon Kok Sok Ngajarin Suhu)

"Saya sendiri gak kaget, wong Rizal Ramli komentari kasus Ratna Sarumpaet aja lidahnya sampe kepleset," tutur Denny Siregar.

Ia menyesalkan bahwa narasi soal PKI dan China, dihidupkan lagi oleh yang disebut Denny Siregar sebagai kaum oposisi, termasuk Rizal Ramli, dalam hal pembangunan Ibu Kota baru. 

Padahal, kata dia, jika mau memahami maksud dari pemindahan Ibu Kota itu, semuanya pasti akan paham jika maksud dan tujuannya adalah untuk pemerataan ekonomi. 

(BACA JUGA: Hidayat Nur Wahid Sindir Pemindahan Ibu Kota saat Covid-19, Denny Siregar: Sini Gua Bisikin, Jangan Mikirin Negara...)

"Seakan-akan masalah Indonesia ini gak ada lagi selain China, PKI, Komunis dan sebangsanya. Yang aneh menurut saya adalah, kenapa narasi itu awet dipakai di Indonesia?," tanya Denny Siregar dalam video yang sudah ditonton sebanyak 36.030 kali tersebut. 

Ia menduga, ada upaya untuk membangkitkan kembali rasa trauma tragedi tahun 1965 yang lukanya sangat dalam untuk masyarakat Indonesia.

Admin
Penulis
-->