Viral

Pembuang Sesajen di Gunung Semeru Bikin Pengakuan Soal Aksinya, Begini Katanya

fin.co.id - 13/01/2022, 15:19 WIB

Pembuang Sesajen di Gunung Semeru Bikin Pengakuan Soal Aksinya, Begini Katanya

Tangkapan layar Hadfana Firdaus

MATARAM, FIN.CO.ID – Hadfana Firdaus yang melakukan aksi membuang sesajen di Gunung Semeru, bikin pengakuan. Lama tak diketahui rimbanya, Hadfana membuat klarifikasi.

Hadfana melalui pengacaranya, Mohammad Habib Al Kutbi mengatakan aksi yang dilakukan tak bermaksud menyinggung siapapun. Namun, ternyata aksinya dinilai salah oleh kebanyak orang.

"Klien kami pun meminta maaf jika perbuatannya menyinggung sebagian masyarakat," katanya kepada Radar Lombok melalui sambungan telepon, Rabu, 12 Januari 2022.

(BACA JUGA: Viral Pria Buang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru, Katanya Ini yang Mengundang Murka Allah)

Habib mengatakan kliennya juga tak menyebut kelompok atau agama dalam video yang viral tersebut. Aksinya dilakukan secara spontan.

“Klien kami tidak menyebut nama kelompok atau agama di dalam video tersebut. Hanya secara spontan melakukan tindakan tersebut,” ujarnya.

Dijelaskannya, Hadfana datang ke lokasi kejadian sebagai relawan. Kehadirannya di lokasi bencana untuk melakukan kegiatan bersih-bersih sampah. Secara kebetulan mendapati adanya sesajen. 

(BACA JUGA: Guntur Romli Sebut Laki-Laki yang Tendang Sesajen di Semeru Ini Mukanya Beraura Teroris)

Melihat hal itu kliennya kemudian mengatakan “Ini yang mengundang murka Allah. Jarang sekali disadari bahwa ini yang mengundang murka Allah hingga Allah menurunkan azab-Nya. Allahuakbar,”. Lantas Hadfana membuang sesajen itu.

Usai membersihkan di lokasi tersebut, Hadfana pindah ke lokasi lain. Dia juga membersihkan sampah di lokasi lain dan tidak kembali lagi. 

“Tidak ada niat menyinggung kelompok atau agama lain,” tegasnya.

Untuk meluruskan kasus ini, lanjut Habib, Hadfana akan mendatangi Polda Jawa Timur untuk memberikan klarifikasi. Kliennya selama ini tidak pernah kabur. Kliennya siap diperiksa jika memang dipanggil petugas.

“Selama ini kan tindak pernah ada surat panggilan. Selama ini kesannya klien kami kabur makanya kita mau datangi Polda Jatim untuk memberikan klarifikasi,” ujarnya.

Dikatakan Habib, Hadfana saat ini bukan lagi warga Lombok Timur. Melainkan sudah menjadi warga Jawa Timur karena setelah menikah memilih menetap di sana. 

“Orang tuanya saja yang berasal dari Lombok Timur,” jelasnya.

Admin
Penulis
-->