Nasional

Ini Dia Tampang Pria yang Ngaku Disodomi 3 Pria Bergiliran, Ternyata

fin.co.id - 13/01/2022, 16:24 WIB

DN, pemuda yang mengaku disodomi tiga lelaki

SUMBAWA, FIN.CO.ID - Pemuda yang mengaku disodomi tiga lelaki ternyata membuat pengaduan palsu. Itu diketahui setelah polisi melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Pada Kamis, 6 Januari 2022, DN mendatangi Polres Sumbawa. Pemuda 22 tahun, warga Desa Perung, Kecamatan Lunyuk, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan menjadi korban sodomi.

(BACA JUGA: Tangan Diikat dan Diseret ke Gudang, Pria Ini Kemudian Disodomi Tiga Lelaki Secara Bergantian )

Dia mengaku disodomi oleh tiga laki-laki secara bergiliran dengan kondisi tangan terikat.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa melalui Kasi Humas AKP Sumardi mengatakan bahwa apa yang dilaporkan DN adalah palsu.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan. DN diperiksa dan dilakukan visium.

(BACA JUGA: Pria Cabul, Minta Disodomi Bocah Umur 14 Tahun)

"Hasil visum et repertum di RSUD Sumbawa ternyata tak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat penganiaayan dan kekerasan seksual," katanya diberitakan radarlombok.co.id.

Selain pemeriksaan DN dan hasil visum, pihaknya juga melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas mendatangi lokasi gedung tempat kejadi dan memintai keterangan penjaganya.

Hasil keterangan penjaga, ternyata setiap malam pintu gerbang ke gedung selalu tertutup dan terkunci di waktu malam.

Polisi kemudian memeriksa kembali DN akan kejadian yang menimpanya. Rupanya, DN mengaku telah berbohong dan menyebut kejadian tersebut tak pernah ada.

“Dari hasil pemeriksaan tambahan terhadap pelapor, bahwa pelapor mengakui terkait laporannya tentang penganiayan dan pelecehan seksual tersebut tidak pernah terjadi atau tidak benar adanya,” tegasnya.

Sebelumnya Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu Ivan Roland Cristofel mengatakan kepada penyidik DN mengaku diperkosa di wilayah pantai Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Badas, Kamis, 6 Januari 2022 pukul 02.30 Wita.

Berawal ketika karyawan sebuah cafe di wilayah Sampar Maras ini akan pulang ke kos-kosannya di Desa Karang Dima. Dia baru saja berbelanja di Alfamart.

"Ketika berada di Jalan Raya Pantai Saliperate, korban dicegat tiga orang. Para pelaku langsung menyeret korban ke sebuah gedung. Di situlah disodomi. Sebelumnya kedua tangannya diikat menggunakan baju," ujar Ivan.

Admin
Penulis
-->