23, October, 2021

Waskita Karya Jalin Kerjasama dengan Perusahaan Kontraktor Turki

 

JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) yang diwakili oleh President Director Destiawan Soewardjono turut serta dalam rangka kunjungan bilateral resmi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi ke Turki. Pada kunjungannya tersebut, Menlu Retno melakukan beberapa pertemuan diantaranya kunjungan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Turki, kunjungan kehormatan kepada Presiden Turki, dan melakukan pertemuan dengan Asosiasi Konstruksi Turki.

Saat mendampingi Menlu Retno, Destiawan berkesempatan bertemu dengan salah satu kontraktor infrastruktur Turki bernama Nurol. Tak hanya melakukan pertemuan saja, Destiawan juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan pihak Nurol yang diwakili langsung oleh President Nurol nşaat ve Ticaret, Nurettin Çarmikli. Hal itu disampaikan Menlu Retno dalam pernyataan persnya di Turki, Rabu (13/10/2021).

“Kunjungan Saya kali ini ke Turki didampingi oleh tim Kementerian Kesehatan, dari Pertamina, dan juga dari PT Waskita Karya. Secara terpisah, baik Kementerian Kesehatan, Pertamina, dan Waskita, melakukan pertemuan secara terpisah dengan masing-masing mitranya. Turki adalah mitra strategis

Indonesia. Kemitraan Indonesia-Turki terus menguat termasuk selama pandemi,” kata Menlu Retno Marsudi.

“Beberapa hasil dari kunjungan ini antara lain di bidang kesehatan dan penguatan kerjasama pemulihan ekonomi. Dalam bidang ekonomi khususnya investasi di bidang infrastruktur, kali ini termasuk menggarap kerja sama proyek konstruksi di negara ketiga. Dalam kaitan inilah PT Waskita Karya melakukan penandatanganan kerja sama dengan Nurol Company dari Turki,” lanjutnya.

BACA JUGA: Progres Pembangunan Sudah 82 Persen, Bendungan Leuwikeris Jadi Solusi Pertanian di 3 Kabupaten

Sementara itu, menurut Destiawan, penandatangan Letter of Intent antara Waskita dan Nurol dilakukan untuk memperluas cakupan bisnis dari Perseroan.

“Kerja sama dengan Nurol tidak terbatas di Turki maupun Indonesia tapi juga di negara-negara lain di luar kedua negara,” ucap Destiawan Soewardjono dalam kesempatan yang sama.

Tak hanya itu saja, selama berada di Turki, Destiawan melakukan pembahasan dengan berbagai pengusaha konstruksi Turki. Hal itu dilakukan sebagai bagian memperkuat kerja sama infrastruktur kedua negara khususnya untuk kepentingan pemulihan ekonomi.

Perlu diketahui bahwa saat ini Perseroan telah melakukan transformasi bisnis yang merupakan bagian dari 8 Stream Penyehatan Keuangan Waskita dan salah satunya fokus pada pengembangan pasar internasional. Perseroan sedang mendalami kerjasama beberapa proyek gedung dan infrastruktur potensial di kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Melalui Overseas Division, Perseroan berupaya melakukan penetrasi pasar konstruksi global khususnya di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. (git/fin)

Rekomendasi Berita Terbaru

Populer