News . 11/10/2021, 15:27 WIB
INDRAMAYU - Petani tebu di Indramayu, Jawa Barat tak menginginkan bekerja sama dengan organisasi Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis). Sedikitnya 11 perwakilan petani penggarap lahan Pabrik Gula (PG) Jatitujuh PT Rajawali II, menyatakan penolakan keberadaan F Kamis. Para petani berasal dari Kecamatan Tukdana, Cikedung, dan Lelea hanya ingin bermitra dengan Pihak PT RNI Pabrik Gula Jatitujuh. Para petani desa penyangga itu berasal dari Desa Amis, Loyang, Jatisura, gadel, Bangodua, Mulyasari, Kerticala, Sukamulya, tunggulpayung, Cikedung, dan Jambak. Pernyataan sikap para petani disampaikan di Aula Desa Sukamulya, seperti diberitakan RadarCirebon.com, Senin (11/10). Dalam pernyataan sikap yang dibacakan oleh perwakilan petani penggarap ini juga menyatakan siap bermitra dengan PG Rajawali II dan mengikuti saran pemerintah. Para petani juga secara sadar bahwa lahan garapan tersebut adalah milik HGU Rajawali II dan mendukung TNI Polri dan Forkompinda dalam penyelesaian HGU Rajawali II.(gw)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id