News . 06/10/2021, 14:38 WIB
JAMBI - Penangkaran buaya di Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, terpaksa ditutup polisi. Penyebabnya penangkaran tersebut sudah tak diurus, dan buayanya berkeliaran membuat warga panik. Kepala Polsek Sungai Gelam, Ipda Candra mengatakan pihaknya menutup dan memasang garis polisi penangkaran buaya di Desa Talang Kerinci, Kecamatan Sungai Gelam, Muarojambi, Jambi. Ini dilakukan agar tidak terjadi peristiwa yang menakutkan . "Pemberian garis polisi dan melarang warga mendekat lokasi penangkaran, karena dikhawatirkan masih ada buaya yang tersisia atau sisa telur buaya yang masih di dalam," katanya dalam keterangannya, Rabu (6/10). Dikatakannya penangkaran buaya itu sudah lama tidak diurus. Meskipun buaya-buayanya yang sudah dipindahkan tim BKSDA Jambi. Namun, bukan berarti sudah tidak ada buayanya. "Kemungkinan besar seluruh buaya yang ada di penangkaran ini sudah semuanya ditangkap dan dipindahkan sementara ke lokasi yang aman. Namun dikarenakan posisi sekarang air kolam dalam kondisi keruh, kita belum berani memastikan buaya di sini sudah dievakuasi semuanya," katanya. Disebutkannya ada 18 buaya hidup dipindahkan dan ditemukan dua buaya mati. "Sedangkan yang kami pindahkan tiga buaya yang berkeliaran di luar penangkaran atau lepas. Ini membuat panik warga sekitar penangkaran dan sepanjang aliran sungai setempat," kata dia. Hasil evakuasi kemarin oleh tim BKSDA ada 15 buaya yang diangkat dari kolam dan ada dua buaya yang ditemukan mati. Adapun pemilik penangkaran buaya telah dipanggil polisi namun tidak hadir. Petugas mungkin akan datangi rumahnya sedangkan untuk status perizinan penangkaran buaya di Sungai Gelam. "Untuk izin sudah mati atau gimana pihak BKSDA yang mengetahuinya dab berkewajiban menjawab," katanya. Petugas akan berkoordinasi dengan kepala desa setempat dan memasang tanda peringatan: AWAS BUAYA, DILARANG BERENANG ATAU MEMANCING DI AREA PENANGKARAN. Tanda itu dipasang karena belum bisa dipastikan apakah masih ada buaya atau sudah habis ditangkap.(ant/fin)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id