News . 09/09/2021, 09:27 WIB

Antisipasi Masuknya Varian Mu, Demokrat: Puluhan WNA Cina Menyewa Pesawat Jangan Terjadi Lagi

Penulis : Admin
Editor : Admin

JAKARTA - Varian baru Mu harus diwaspadai. Pemerintah, perlu mengambil langkah tepat untuk mengantisipasi masuknya varian Mu. 

Pasalnya, meski terjadi penurunan kasus Covid-19 di Indonesia, kehati-hatian penting. Agar varian baru Mu tidak menyebar seperti varian Delta yang menyebar cepat beberapa waktu yang lalu.

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan mengatakan, negara sudah memiliki pengalaman menghadapi Covid-19 dan varian Delta. Pemerintah harus segera mengambil langkah cepat sehingga varian baru Mu tidak masuk dan menyebar di Indonesia. 

Apalagi, WHO menyebutkan baru varian baru Mu lebih resisten terhadap vaksin. 

"WHO sudah memberikan peringatan bahwa varian baru Mu memiliki tingkat resistensi yang besar terhadap vaksin Covid-19. Sehingga, kita tidak boleh kecolongan terhadap varian baru Mu," ujarnya, Rabu (8/9).

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini pun menyebut, pemerintah harus memperketat pintu masuk WNA. Selama ini, Covid-19, varian Alfa, varian Delta, dan varian lainnya berkembang di luar, lalu terbawa masuk ke Indonesia. 

"Karena itu, pemerintah seharusnya saat ini tetap melarang WNA khususnya TKA  masuk untuk mengantisipasi masuknya varian baru Mu.", ungkap Syarief Hasan.

Syarief Hasan menilai, sikap pemerintah yang belum terlalu tegas terhadap masuknya WNA menunjukkan kurangnya sensivitas pemerintah terhadap kondisi masyarakat. 

"Pemerintah melarang berbagai aktivitas masyarakat dengan alasan Covid-19. Namun, puluhan WNA asal Cina yang menyewa pesawat masih bisa masuk ke Indonesia di tengah pelarangan. Kejadian ini tidak boleh terjadi lagi," tegasnya. (khf/fin)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id