News . 24/06/2021, 08:00 WIB

Lonjakan Kasus Covid-19 Bikin Resah, IKAPPI Tuntut 4 Hal Ke Pemerintah

Penulis : Admin
Editor : Admin

  JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyikapi serius situasi terkini, terkait lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia. IKAPPI bahkan merilis data terbaru kasus covid-19 yang terjadi di pasar tradisional. Dilaporkan per kemarin, Rabu (23/6), ada sedikitnya 153 kasus baru yang tersebar di 28 pasar. Dari jumlah itu, terdapat kasus meninggal sekitar 19 orang. Jika dijumlahkan secara total, maka kasus positif covid-19 yang terjadi di pasar tradisional di seluruh Indonesia menjadi 1.934 kasus, tersebar di 321 pasar, dengan kasus meninggal kurang lebih sekitar 89 kasus. "IKAPPI meminta kepada pemerintah daerah untuk memperkuat protokol kesehatan kepada pedagang pasar juga Kami memohon dan berharap agar terus menjaga kesehatan Dan menjaga jarak tetap pakai masker, tempat pencuci tangan juga diaktifkan kembali, protokol kesehatan dilakukan secara disiplin dan terus menjalankan apa yang menjadi tahapan-tahapan agar kita terhindar dari covid 19," ujar Ketua Bidang Asuransi & Kesehatan Pedagang DPP IKAPPI, Mahin Aufa, di Jakarta, Rabu (23/6). Kemudian terkait dengan kebijakan PPKM, kata Mahin, IKAPPI memberikan emoat catatan pada pemerintah. Pertama, IKAPPI berharap PPKM tidak mempengaruhi distribusi pangan karena bagaimanapun juga persoalan pangan menjadi persoalan yang dominan, persoalan yang sensitif, persoalan yang sangat dibutuhkan. "Maka kami meminta distribusi pangan untuk tidak terganggu agar tidak berimbas pada gejolak harga," ungkapnya. Kedua, lanjut Mahin, IKAPPI meminta agar PPKM tidak mengganggu roda ekonomi di daerah. Ia juga meminta kepada pemerintah daerah agar tidak menutup pasar tradisional, karena pasar adalah tulang punggung ekonomi daerah. "Pasar juga menjadi tempat distribusi pangan di daerah, agar pangan tidak terganggu maka pasar tetap beroperasi tetapi menjalankan protokol kesehatan dengan baik," tegasnya. Ketiga, kata Mahin, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk mencari formulasi yang tepat agar kebijakan PPKM tidak menyulitkan pedagang pasar. "Kami memohon agar ini segera dirumuskan dan segera diimplementasikan di masing-masing daerah yang berikutnya adalah kami meminta agar pengelola Pasar memperkuat protokol kesehatan di pasar tradisional," tuturnya. "Yang terakhir atau keempat, kami mohon kepada Kementerian Kesehatan untuk mempercepat vaksinasi di pasar tradisional. Kami siap membantu Kementerian Kesehatan untuk memperkuat data pasar tradisional atau pedagang pasar agar vaksinasi itu berjalan dengan baik," pungkasnya. (git/fin)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id