News . 23/06/2021, 08:00 WIB

IHSG Diprediksi Kembali Tertekan, Cermati Saham Rekomendasi Analis

Penulis : Admin
Editor : Admin

  JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali mengalami tekanan pada perdagangan hari ini, Rabu (23/6). Sebagaimana diketahui, pada penutupan perdagangan Selasa (22/6) kemarin, IHSG ditutup menguat 1,53 persen atau 91,58 poin ke level 6.087,84. Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di level 6006 -6118. CEO sekaligus Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG masih menunjukkan pola tekanan terbatas. Minimnya sentimen serta perlambatan roda perekonomian yang terjadi, masih menjadi tantangan tersendiri bagi emiten yang berada dalam pasar modal, sehingga belum terlihat pemicu yang dapat mendorong kenaikan Indeks. “Namun, momentum tekanan masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang, dikarenakan dengan pergerakan fluktuatif yang terjadi dalam IHSG dapat dimanfaatkan untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek,” tulis William dalam risetnya. Ia melanjutkan, bahwa momentum tekanan merupakan momentum berharga bagi investor jangka menengah dan panjang karena langkah sigap pemerintah untuk mempercepat perekonomian, cepat atau lambat pasti akan membuahkan hasil. “Sehingga, dengan kondisi yang membaik maka kinerja emiten dapat cemerlang dan mendorong kenaikan IHSG di masa yang akan datang,” pungkasnya. Menurutnya, IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 5.876 – 6.123 hari ini. Adapun saham-saham yang direkomendasikan ialah ICBP, BBCA, BINA, ITMG, WIKA, ADHI, ASRI, dan PWON. Analisis berbeda diungkapkan oleh Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah. Ia memperkirakan, pergerakan IHSG akan kembali menguji resistance bearish trendline sebagai level konfirmasi untuk terjadinya penguatan lanjutan. "Indikator Stochastic bergerak terkonsolidasi dan MACD bergerak flat di area middle oscillator. Sehingga, IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support-resistance di level 6.052-6.142," kata Lanjar. Dengan demikian, jelas Lanjar, pergerakan IHSG yang akan melanjutkan proses kenaikan jangka pendek tersebut bisa dimanfaatkan investor dengan mengoleksi saham ACST, AKRA, ASII, ASRI, BBNI, BBTN dan HMSP, HOKI, JPFA, TINS dan WTON. Sementara itu, Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia William Mamudi menyampaikan IHSG akan menguji level 6,087 dan uji resisten di level 6,100. Peluang trading range 5,950-6,100 berlanjut selama tidak bisa tutup di atas resisten. "Untuk hari ini Analis Teknikal menyukai saham BBRI, EMTK, MAPI dengan rating trading buy, SMGR dengan rating trading sell," pungkasnya. (git/fin)  

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id