News . 05/05/2021, 14:06 WIB
Tegas! Kementerian PUPR Tampik Isu Proyek Infrastruktur Mangkrak
Penulis : Admin
Editor : Admin
"Saya kira dengan pemerintahan yang baru, sekarang di Sumatera Barat dengan Gubernur baru dan Bupati baru, Walikota baru mudah-mudahan ada spirit baru disitu, hingga pengadaan tanahnya lebih cepat," tuturnya.
Namun jika memang hal itu masih belum mampu mengatasi persoalan, Endra menyebut masih bisa diupayakan dengan cara lain, seperti perubahan Trase, hingga menggunakan jalur konsinyasi.
"Tapi sejauh ini kita belum ada kearah sana, kita masih stay dengan apa yang ada (rencana awal). Tapi mudah-nudahan dengan pergantian (Kepala Daerah) ini bisa lebih kondusif, cepat dan saya kira Pak Guberbur, Bupati dan Walikota punya komitmen untuk itu. Kalau daerah lain bisa, seharusnya disana bisa juga," pungkasnya.
Sebelumnya, pembangunan Tol Padang-Sicincin sempat dikabarkan distop oleh PT Hutama Karya (Persero) karena terkendala dalam pembebasan lahan.
"Pembebasan lahan masih menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan, meski demikian progress yang tidak begitu signifikan ruas tol ini bukan karena pembangunan yang labat, tapi perusahaan hanya dapat mengerjakan konstruksi tol sesuai lahan yang telah dibebaskan," kata Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro, (8/3)
Maka itu, beberapa rencana alternatif pun mulai dipikirkan. Mulai dari pengajuan penetapan lokas baru, relokasi trase, hingga koordinasi dengan berbagai pihak dalam pembangunan. Karena dinyatakan oleh masyarakat sekitar tahan sekitar pembangunan merupakan tanah pusaka dan produktif.
"Tapi prosesnya kami mengikuti sepenuhnya keputusan yang telah ditetapkan regulator," ungkap Koentjoro. (git/fin)