News

Arus Balik Natal Mulai Padat

fin.co.id - 29/12/2020, 15:35 WIB

Pesawat milik maskapai Citilink terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang di Bandara Sam Ratuangi, Manado, Sulawesi Utara

CIREBON - Arus balik libur Natal 2020 dimulai kemarin, Minggu (27/12). Terpantau sekitar pukul 16.20 WIB, terjadi lonjakan kendaraan yang menuju Jakarta. Setiap kendaraan yang masuk Gerbang Tol (GT) Palimanan, terpaksa harus antre, sekitar 20 kendaraan. Meskipun, gardu yang ke arah Jakarta dibuka 15 gardu.

Sementara kendaraan yang menuju ke Jawa, terpantau lengang, dengan dibukanya 15 gardu. Itu sesuai dengan prediksi pihak Astra Tol Cipali, akan adanya lonjakan arus balik pada Minggu (27/12). Hingga menjelang malam, kendaraan pulang ke Jakarta terus bertambah dan ada kemungkinan gardu entrance yang dibuka, akan terus bertambah.

BACA JUGA:  Ferdinand: Wisata Halal Memang Baik, Tapi tak Perlu Gusur Tradisi Lokal

"Sesuai dengan yang kami prediksi, arus balik akan terjadi pada Minggu. Sampai pukul 09.00, sudah ada 10.503 kendaraan yang masuk GT Palimanan menuju Jakarta," papar General Manager Operation Astra Tol Cipali, Suyitno, kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cirebon, hingga pukul 18.00 WIB tercatat sudah 43.973 kendaraan yang melintas di Tol Cipali. Jumlah tersebut, didominasi kendaraan yang menuju ke arah Jakarta, sebanyak 26.960. Sementara, kendaraan dari Jakarta menuju Jawa, sebanyak 17.013 kendaraan.

BACA JUGA:  Jefri Nichol Unggah Video Basah-basahan, Komentar Menggoda Ariel Tatum Disorot

Di tempat terpisah, Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi memimpin penyekatan kendaraan besar di GT Palimanan 4 Tol Palikanci, Minggu (27/12). Kendaraan besar dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta, dikeluarkan dari GT Palimanan 4 dan diarahkan untuk melintasi jalur arteri Pantura.

Itu sesuai Surat Edaran Kemenhub RI tentang larangan beroperasi bagi kendaraan besar di masa arus balik libur Natal 2020. Syahduddi menyampaikan, ketentuan itu berlaku mulai 27 Desember 2020 pukul 00.00 WIB hingga 28 Desember 2020 pukul 08.00 WIB.

BACA JUGA:  Dicecar Polisi Soal Mimpi Bertemu Rasul, Haikal Hassan: Saya Gak Bawa HP, Bagaimana Buktikannya?

"Mulai dinihari tadi, kendaraan besar dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta dialihkan seluruhnya ke jalur arteri. Sehingga jalur tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang," katanya seperti dikutip dari Radar Cirebon (Fajar Indonesia Network Grup).

Kapolres mengatakan, pengalihan arus itu dikhususkan bagi kendaraan besar sumbu tiga ke atas, untuk mengurangi beban jalur tol yang mengarah ke Jakarta. Syahduddi mengakui, tidak semua kendaraan besar sumbu tiga ke atas dilarang melintasi jalur tol.

Kendaraan besar yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat seperti sembako, air minum kemasan, BBM, BBG, pupuk, dan lainnya masih diperkenankan melewati jalur tol.

Menurutnya, kendaraan besar yang dilarang melintasi jalur tol ialah angkutan pengangkut hasil tambang dari mulai batu, pasir, tanah, dan sejenisnya.

Syahduddi mengatakan, hingga siang kemarin, sebanyak 1.341 unit kendaraan besar sumbu tiga ke atas yang melintas dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta telah dikeluarkan dari GT Palimanan 4. Ia juga menyampaikan, arus balik terjadi pada hari Minggu. Namun, akan terjadi menjelang malam.

"Arus balik libur Natal juga sudah mulai terlihat sejak dinihari tadi. Hingga menjelang siang belum signifikan. Tapi, tetap perlu dilakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan," ujarnya.

Ia mengaku, personel juga sudah diploting untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus balik Natal 2020. Para personel gabungan dari Polresta Cirebon, Dishub Kabupaten Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, dan lainnya, disiagakan di jalur tol hingga jalur arteri Pantura untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. Terutama imbas dikeluarkannya kendaraan besar sumbu tiga ke atas dari jalur tol ke jalur arteri.

"Personel juga sudah diploting untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus balik kali ini. Khususnya di jalur rawan macet di wilayah hukum Polresta Cirebon," katanya. (cep)

Admin
Penulis