News

Presiden Ingatkan Jakarta dan Jateng

fin.co.id - 01/12/2020, 02:34 WIB

Pesawat milik maskapai Citilink terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang di Bandara Sam Ratuangi, Manado, Sulawesi Utara

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memperingatkan dua provinsi yang mengalami peningkatan drastis kasus positif COVID-19. Yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta.

"Saya ingin ingatkan ada dua provinsi yang perlu perhatian khusus. Karena peningkatan dalam minggu ini, dalam 2-3 hari ini sangat drastis sekali. Yaitu Jawa Tengah dan DKI Jakarta," kata Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Senin (30/11).

Presiden juga meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan para kepala daerah untuk melindungi keselamatan warganya.

"Agar dilihat betul-betul kenapa peningkatannya begitu sangat drastis. Hati-hati. Berdasarkan data yang saya terima 29 November, kasus aktif saat ini meningkat menjadi 13,41 persen. Meskipun ini lebih baik dibanding angka rata-rata dunia, tapi hati-hati. Karena ini lebih tinggi dibanding angka rata-rata minggu yang lalu," paparnya.

Menurut Jokowi, angka kasus aktif COVID-19 pada pekan lalu masih 12,78 persen. Namun, pekan ini menjadi 13,41 persen. "Tingkat kesembuhan juga sama. Minggu lalu 84,03 persen sekarang menjadi 83,44 persen. Ini memburuk semuanya. Karena ada kasus yang meningkat dibanding minggu-minggu sebelumnya," jelas Kepala Negara.

Para kepala daerah, lanjutnya, harus benar-benar memegang penuh kendali di wilayah masing-masing. Baik yang berkaitan dengan masalah COVID-19 dan ekonomi.

"Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Disiplin 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) jangan sampai lengah. Karena itu, kepala daerah harus terus memantau angka-angka kasus. Baik itu kasus aktif, angka kesembuhan, angka kematian dan indikator-indikator ekonomi yang ada selama pandemi," tandas Jokowi. (rh/fin)

Admin
Penulis