Ferdinand Soroti Kinerja Stafsus Millenial dan Wapres Ma’ruf Amin: Antara Ada dan Tiada

Beranda Politik Ferdinand Soroti Kinerja Stafsus Millenial dan Wapres Ma'ruf Amin: Antara Ada dan...

JAKARTA– Genap satu tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. Atau dua periode kepemimpinan Joko Widodo alias Jokowi. Beragam penilaian datang dari sejumlah pihak. Tak terkecuali eks Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) ini menyoroti kinerja Staf Khusus (Stafsus) milenial Presiden Jokowi. Yang mana terdiri dari 7 anak muda yang diangkat pada 2019 lalu.

“Setahun sudah periode kedua pak Jokowi, apa kabar staf khusus Presiden yang millenial-millenial itu? Adakah mereka berguna atau hanya jadi simbol belaka? Adakah tugas khusus mereka atau hanya makan gaji sambil tidur” ucap Ferdinand di twitternya, Rabu (21/10).

Ferdinand mengaku tak pernah mendengan gebrakan dari mereka. “Maaf, saya tak pernah dengar mereka bekerja dan bermanfaat. Mungkin saya salah.” Kata Ferdinand.

Selain stafsus milenial Jokowi, Ferdinand juga menyoroti kinerja Wapres Ma’ruf Amin. Dia menilai, kinerja Ma’ruf Amin belum optimal.

“Selain Stafsus millenial yang antara ada dan tiada, menurut saya keberadaan pak Wapres Ma’ruf Amin juga belum optimal.” Katanya.

Ferdinand juga mengomentari kinerja beberapa Kementerian seperti Pariwisata dan UMKM yang tak terlihat. “Padahal 2 pos ini sangat vital sekarang untuk dongkrak ekonomi.” Kata Ferdinand.

Sekedar diketahui, ada 7 stafsus milenial Jokowi yang diangkat pada November 2019 lalu. Diantaranya, Putri Indahsari Tanjung, Adamas Belva Syah Devara, Ayu Kartika Dewi, Angkie Yudistia, Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Andi Taufan Garuda Putra, dan Aminudin Ma’ruf.

Namun belakangan dua stafsus mengundurkan diri, Adamas Belva Syah Devara dan Andi Taufan Garuda Putra.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 144 Tahun 2015, Staf Khusus Milenial akan mendapatkan hak bulanan sebesar Rp 51 juta.

Perpres tersebut mengatur tentang besaran hak keuangan bagi Staf Khusus Presiden, Staf Khusus Wakil Presiden, Wakil Sekretaris Pribadi Presiden, Asisten, dan Pembantu Asisten.

Hak keuangan yang dimaksud merupakan pendapatan keseluruhan yang diterima dan sudah termasuk di dalamnya gaji dasar, tunjangan kinerja, dan pajak penghasilan.

Presiden Jokowi mengatakan, pengangkatan generasi milenial sebagai staf khusus ini dilakukan karena pemerintah butuh gagasan-gagasan segar dan inovatif. (dal/fin). 

Baca Juga

Pemilih di Tapal Batas Masih Terkendala

JAKARTA – Jelang pemungutan suara pada 9 Desember mendatang, sejumlah persoalan masih ditemukan. Salah satunya persoalan tapal batas usai penetapan daftar pemilih tetap (DPT)...

MUI tak Sepakat Kapolri Dijabat Oleh Non Muslim, Refly Harun: Sah-Sah Saja, Itu Akal Sehat

JAKARTA- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi menilai aneh jika Kapolri yang nantinya menggantikan Jenderal Idham Aziz berasal dari non muslim....

Data Pemilih Jadi Masalah Klasik

JAKARTA – Persoalan data pemilih sejauh ini masih menjadi masalah klasik setiap pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan. Data pemilih yang tidak kunjung usai ini,...

Sikap Gerindra Masih Datar

JAKARTA – Sikap datar masih ditunjukkan Gerindra dalam menyikapi kasus tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Termasuk, soal mekanisme pemberhentian dan bantuan hukum. Edhy...

Rekomendasi Lainnya

Stoner Akui Kesehatannya Menurun

JAKARTA - Juara dua kali MotoGP, Casey Stoner, mengaku jika Sindrom Kelelahan Kronis yang dideritanya makin memburuk. Sejak Desember tahun lalu, pebalap Australia ini...

Sumbawa Pantas Jadi Sentra Pakan Ternak...

JAKARTA - Kabupaten Sumbawa memiliki potensi besar menjadi sentra pakan ternak. Apalagi, wilayah itu terkenal dengan komoditi jagung yang bisa dimanfaatkan. Serta ternak sapi...

Pengampunan Kalkun

Oleh: Dahlan Iskan HARI raya kalkun kali ini begitu banyak diwarnai persoalan politik. Maka meja-meja makan pun dipenuhi pembicaraan politik. Tidak lagi seperti tahun-tahun lalu:...

Brighton vs Liverpool: Lawan Lelah

BRIGHTON — Liverpool melakoni jadwal gila pasca jeda internasional. Dalam sepekan, mereka harus memainkan tiga pertandingan, termasuk mengunjungi markas Brighton & Albion Hove, malam...

Jangan Ada Kerumunan di TPS Pilkada

JAKARTA - Dalam dua pekan mendatang, Indonesia akan menggelar pesta demokrasi tingkat daerah secara serentak. Pilkada serentak Tahun 2020 dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19....

Cegah Perkawinan Anak

MAKASSAR - Kekerasan terhadap perempuan dan pernikahan usia dini masih menjadi isu krusial di Sulsel. Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak menjadi...

Pengalaman Libur Panjang Jadi Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman masa libur panjang...

Banyak Permohonan Cerai di Cianjur, Sehari...

CIANJUR - Kasus perceraian di Kabupaten Cianjur saat pandemi Covid-19 meningkat. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Cianjur, kenaikannya mencapai 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya...

Baca Juga

Pemilih di Tapal Batas Masih Terkendala

JAKARTA – Jelang pemungutan suara pada 9 Desember mendatang, sejumlah persoalan masih ditemukan. Salah satunya persoalan tapal batas usai penetapan daftar pemilih tetap (DPT)...

MUI tak Sepakat Kapolri Dijabat Oleh Non Muslim, Refly Harun: Sah-Sah Saja, Itu Akal Sehat

JAKARTA- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi menilai aneh jika Kapolri yang nantinya menggantikan Jenderal Idham Aziz berasal dari non muslim....

Data Pemilih Jadi Masalah Klasik

JAKARTA – Persoalan data pemilih sejauh ini masih menjadi masalah klasik setiap pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan. Data pemilih yang tidak kunjung usai ini,...

Sikap Gerindra Masih Datar

JAKARTA – Sikap datar masih ditunjukkan Gerindra dalam menyikapi kasus tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Termasuk, soal mekanisme pemberhentian dan bantuan hukum. Edhy...

Silakan Maruf Amin Gabung FPI, Ferdinand Dianggap Kurang Ajar: Harus Minta Maaf, Kalau Tidak…..

JAKARTA- Mantan Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean dianggap telah membuat tuduhan yang berlebihan kepada Wakil Presiden Maruf Amin. Ferdinand didesak minta maaf atas tuduhannya. Dia...

Berita Terbaru

Pesan HRS untuk Pemerintah: Ingat, Satu Lawan Cerdas Lebih Baik dari Sejuta Kawan Bodoh yang Bermental Penjilat

JAKARTA- Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menilai, pemerintah seharusnya tidak menjadikan para aktivis seperti Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan lainnya sebagai...

Edhy Tandatangani Surat Pengunduran Diri

JAKARTA - Edhy Prabowo telah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Dia mundur usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi...

Tokoh Kritis, Tergusur di MUI

JAKARTA - Sejumlah tokoh yang kritis terhadap pemerintah terdepak dari pengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Termasuk mereka yang dekat aksi 212 dan Habib Rizieq...

Shandy Aulia Menetap di Bali

JAKARTA - Shandy Aulia memutuskan untuk menetap di Bali. Sebelumnya, sejumlah selebritis sebut saja Tamara Bleszynski, Jessica Iskandar dan Indah Kalalo sudah lebih dulu...

Rhoma Irama Nyesal Telat Duet Bareng Didi Kempot

JAKARTA - Raja Dangdut Rhoma Irama membeberkan sebelum Didi Kempot meninggal dunia, dirinya sempat berencan akan berkolaborasi duet bareng. Namun takdir berkata lain, Tuhan...

Foto-Foto

News

Niat Mancing, Pemuda Tenggelam di Sungai

CILACAP - Seorang pemuda tenggelam di saat memancing di Dipo Pasir Gombol Harjo, Sungai Serayu, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kamis (26/11). Korban bernama Agil...

Komisi XI DPR Tinjau Bea Cukai Bali Nusa Tenggara

BANDUNG – Komisi XI DPR RI adakan kunjungan kerja ke Kanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTT dalam rangka meninjau proses bisnis pengawasan otoritas...

Viral Ceramah Gus Miftah Akui Senang Ngaji dengan Lonte: Ngajinya Pahala, Matanya Bervitamin

JAKARTA- Sebuah video ceramah dari Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah viral di jagat twitter. Video yang berdurasi 22 detik itu, diunggah oleh pegiat...