KemenkopUKM Beri Bantuan Untuk Warga dan UKM Korban Banjir Bandang Garut Selatan

Beranda Ragam KemenkopUKM Beri Bantuan Untuk Warga dan UKM Korban Banjir Bandang Garut Selatan

GARUT – Kementerian Koperasi dan UKM memberika bantuan berupa bahan pangan (sembako), pakaian, obat-obatan, hingga keperluan ibu dan anak, bagi korban bencana banjir bandang yang menerpa wilayah Garut Selatan.

Ada empat kecamatan yang terkena dampak cukup parah. Yaitu, Cibalong, Pemeungpeuk, Cikelet, dan Cisompet.

“Saya ditugaskan Presiden RI untuk meninjau langsung dampak yang ditimbulkan bagi warga hingga proses penanganannya,” ucap Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada wartawan di Posko Bantuan Bencana, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Sabtu (17/10).

Teten mengapresiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atas respon cepat penanganan bencana, dari mulai awal bencana sampai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Presiden RI sudah menugaskan Kementerian PU, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk pemulihan ekologi yang ditimbulkan dari banjir bandang. Termasuk memperbaiki sarana infrastruktur yang rusak,” jelas MenkopUKM.

Teten berharap kewaspadaan masyarakat akan bencana harus terus ditingkatkan. Pasalnya, sekitar empat bulan ke depan baru memasuki puncak musim penghujan.

“Saya minta kemandirian masyarakat harus terus dibangun, terutama dalam menghadapi setiap bencana alam,” tandas Teten.

Bantuan dari KemenkopUKM tersebut, di dalamnya mencakup juga bantuan lain dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB KUMKM), Bank BNI, Kospin Jasa, KSP Sahabat Mitra Sejati, Gakopsyah Jabar, dan Inkopsyah (BMT-BMT).

Bahkan, Koperasi Syariah BMT It-Qan (Bandung) mencatat ada 114 anggotanya yang terdampak banjir bandang tersebut. Para anggota Kopsyah It-Qan itu semuanya berprofesi sebagai pedagang dan usaha mikro.

Dialog Koperasi

Usai memberikan bantuan, MenkopUKM melakukan dialog dengan perwakilan koperasi yang ada di Garut Selatan. Diantaranya, Koperasi Karang Tumaritis (Cikelet), Koperasi Cahaya Bahari (Pamalayan), Koperasi Karya Mandiri (Cibolang), Koperasi Mutiara Sancang (Cibolang).

Dalam dialog tersebut, dua orang perwakilan koperasi memaparkan beberapa permasalahan yang menimpa koperasi di Garut Selatan. Terutama, pasca bencana banjir bandang.

Diantaranya, banyak perahu nelayan (45%) yang rusak parah dan hilang terbawa banjir, berkurangnya permodalan koperasi, hingga banyak usaha mikro yang belum tersentuh program Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Terkait perahu nelayan yang terdampak banjir, Teten meminta koperasi-koperasi tersebut untuk mengajukan proposal dana bergulir ke LPDB KUMKM.

“Sudah bukan zamannya lagi minta-minta bantuan. Karena, pemerintah sudah menyediakan banyak kemudahan untuk koperasi, termasuk perkuatan permodalan koperasi,” ucap MenkopUKM.

Sementara menyangkut BPUM, Teten mengakui bahwa program tersebut dirancang dengan data yang ada. Yakni, BPUM akan disalurkan kepada sekitar 12 juta pelaku usaha mikro.

“Namun, yang mendaftar mencapai 22 juta pelaku usaha mikro,” ungkap Teten.

Oleh karena itu, Teten meminta para pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia agar mendaftarkan usahanya ke kantor kecamatan atau dinas KUKM setempat. “Segala bentuk perijinan untuk UMKM sudah dipermudah. Dan itu sudah masuk dalam UU Cipta Kerja,” jelas MenkopUKM.

Ke depan, Teten akan menjadikan koperasi sebagai agregator bagi ekonomi rakyat. Dimana yang tadinya bisnis secara sendiri-sendiri, diarahkan untuk membentuk wadah koperasi agar tercapai skala keekonomian dari usahanya.

Pihaknya juga tengah merancang pilot project Korporasi Koperasi bagi nelayan. Nelayan-nelayan kecil akan didorong untuk bergabung dengan koperasi, agar masuk ke skala ekonomi.

Selain itu, koperasi nelayan juga didorong untuk mengembangkan industri pengolah ikan. Dengan begitu, produk dari nelayan ada Offtaker-nya.

“Sehingga, nantinya pembiayaan bagi koperasi bukan lagi yang beresiko tinggi,” pungkas Teten. (rls).

 

Baca Juga

Berkat Dibangunnya Bendungan Rotiklot Petani Perbatasan Bisa Tanam Jagung

BELU - Pembangunan dari pinggiran yang dilakukan Presiden Joko Widodo melalui anggota Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Jadikan Merauke Pusat Ekonomi Papua, Bea Cukai Genjot Ekspor Komoditas Unggulan

MERAUKE- Dalam upaya menjadikan Merauke sebagai pusat industri, perdagangan dan perekonomian di wilayah selatan Papua, Bea Cukai kian aktif menggenjot komoditas unggulan ekspor wilayah ini,...

Bea Cukai Jambi Musnahkan Jutaan Barang Ilegal Senilai Rp1,5 Miliar

JAMBI– Bea Cukai Jambi lakukan pemusnahan jutaan barang-barang ilegal senilai Rp1,5 miliar. Dalam pemusnahan yang dilakukan pada hari Rabu (14/10) tersebut turut dihadiri instansi...

Ini Rangkaian Penegakan Hukum di Bidang Cukai yang Dilakukan Bea Cukai Jawa Timur I

SIDOARJO– Rangkaian kegiatan penegakan hukum di bidang cukai terus dilakukan Bea Cukai di wilayah Jawa Timur sebagai daerah produksi dan pemasaran barang kena cukai...

Dorong Pembangunan KIHT, Bea Cukai Mataram Asistensi Pengusaha Tembakau dan Instansi Terkait

MATARAM- Bea Cukai Mataram melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) sekaligus Sosialisasi Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), yang diikuti oleh seluruh stakeholder terkait, diantaranya...

Berita Terbaru

Kelompok Risiko Tinggi Jadi Prioritas

JAKARTA - Pemerintah menargetkan vaksinasi massal dapat dilakukan pada 2021 mendatang. Untuk tahap awal, vaksin akan diberikan kepada kelompok yang memiliki kerentanan atau risiko...

3K Bantu Lawan Covid-19

JAKARTA - Energi positif dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas tubuh melawan COVID-19. Terutama pada pasien yang saat ini menjalani perawatan. Peningkatan dapat dilakukan dengan kaji...

Dewa 19 Berdiri karena Terinspirasi Dua Band Besar

JAKARTA - Musisi Ahmad Dhani baru-baru ini menggelar konser bertajuk 'Mega Konser Dewa 19 Sepanjang Masa'. Dalam mega konser tersebut, Dhani turut mengajak penyanyi...

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Optimistis Khabib Kalahkan Gaethje, Cristiano Ronaldo: Insya Allah

JAKARTA - Khabib Nurmagomedov akan menghadapi petarung asal Amerika Serikat, Justin Gathje dalam ajang UFC 254. Pertarungan yang memperebutkan gelar kelas ringan itu akan...

Nusantara

Nekat Buka, Karaoke Dirazia dan Ditutup Paksa

TEGAL - Meski sudah terbit surat edaran tentang penutupan sementara tempat usaha selama pandemi covid-19 yang dikeluarkan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, sejumlah tempat...

Bocah Umur Lima Tahun Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Tujuh Tahun

TASIKMALAYA - Kekerasan seksual terhadap anak masih terjadi di Kota Tasikmalaya. Parahnya, sebagian pelaku juga masih di bawah umur bahkan di usia lima tahun. Beberapa rangkaian...

News

Hadirkan Konektivitas di Seluruh Negeri Demi Wujudkan Kedaulatan Telekomunikasi

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan satu dari lima aspek utama yang menjadi fokus pemerintah saat ini. Infrastruktur diyakini menjadi langkah penting untuk memperkuat posisi...

Giatkan Pengawasan Laut dan Udara, Bea Cukai Aceh Rangkul Dit. Polairudda Polda Aceh

Banda Aceh- Sebagai negara yang dianugerahi pulau-pulau yang terhampar, Indonesia membutuhkan pengawasan laut dan udara yang ketat. Hal ini dilaksanakan salah satunya oleh Bea...

Polisi Sebut KAMI Sokong Dana Aksi Penolakan Omnibus Law

BANDUNG – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) disebut sebagai salah satu penyokong dana aksi masa penolakan penetapan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang...

Ini Rangkaian Penegakan Hukum di Bidang Cukai yang Dilakukan Bea Cukai Jawa Timur I

SIDOARJO– Rangkaian kegiatan penegakan hukum di bidang cukai terus dilakukan Bea Cukai di wilayah Jawa Timur sebagai daerah produksi dan pemasaran barang kena cukai...

Dorong Pembangunan KIHT, Bea Cukai Mataram Asistensi Pengusaha Tembakau dan Instansi Terkait

MATARAM- Bea Cukai Mataram melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) sekaligus Sosialisasi Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), yang diikuti oleh seluruh stakeholder terkait, diantaranya...

KemenkopUKM Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Serang

SERANG- Menteri Koperasi dan UKM mengingatkan kepada seluruh jajarannya bahwa percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) harus sejalan dengan percepatan serapan dan realisasi anggaran. Dalam kaitann...

Produk Meubelair dari Kabupaten Belu Sudah Diekspor ke Timor Leste

BELU - Pemerintah akan mengembangkan 18 Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) yang akan dilaksanakan hingga tahun 2024 mendatang. Satu diantaranya adalah PKSN Atambua/Motaain yang...