News . 25/06/2020, 19:00 WIB
JAKARTA - Seruan peringatan akan “gelombang kedua” virus corona terus bergema dalam beberapa pekan terakhir, sebagaimana disampaikan penasehat kesehatan Gedung Putih, Anthony Fauci, MD dalam beberapa kesempatan.
Dia berpendapat jika kondisi yang diperkirakan bakal terjadi pada musim gugur mendatang, atau antara bulan September, Oktober dan November.
Hal itu ternyata juga diperkuat oleh pendapat ahli lain, Amesh A. Adalja, seorang pakar penyakit menular mengatakan jika sebaran virus penyebab COVID-19 itu, masih akan menjadi permasalahan dunia.
Baca Juga: COVID-19, Sarung Tangan Sebagai Pengingat
“virus ini tidak akan hilang dalam waktu dekat,” kata Amesh Adalja seperti dikutip Women’s Health.
Hal senada juga disampaikan William Schaffner, MD, yang mengatakan bahwa COVID-19 bisa saja menjadi penyakit yang sifatnya musiman.
Baca Juga: Pakar: COVID-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman
“(Virus ini) akan ditularkan (dari satu ke lainnya) antara musim gugur dan musim dingin (Desember, Januari, Feberuari),” jelasnya.
“Namun ketika kasusnya kembali muncul, efek yang disebabkannya akan cukup dramatis,” pungkas profesor dari Vanderbilt University School of Medicine, di Nashville itu.(ruf/fin)
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com