Catat! Ini Bahayanya Jika Pakai BBM Pertalite Terus Menerus

Catat! Ini Bahayanya Jika Pakai BBM Pertalite Terus Menerus

Penggunaan Pertalite dalam jangka panjang bisa membahayakan--ist

FIN.CO.ID - Pemerhati Transportasi AKBP (Purn) Budiyanto membeberkan dampak yang yang ditimbulkan jika terus menggunakan BBM Pertalite atau jenis BBM dengan kadar RON rendah.

Disebutkannya, dalam jangka panjang, penggunaan BBM dengan RON rendah atau jenis Pertalite, akan terus meningkatkan pemanasan global sehingga menimbulkan bencana dunia.

Untuk itu, Mantan Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya ini mendukung langkah pemerintah untuk mengembangkan bioetanol sebagai bahan bakar kendaraan bermotor yang ramah lingkungan dan terbarukan.

"Bahan bakunya cukup mudah didapatkan di Indonesia dari bahan organik dengan kandungan karbohidrat yang tinggi ya, seperti jagung, tebu, singkong," katanya kepada Disway Rabu 15 Mei 2024.

BACA JUGA:

Bioetanol lanjut Budiyanto, masih menyisakan atau menghasilkan emisi gas buang karbon dioksida (CO2) sangat rendah dibandingkan dengan CO2 yang dihasilkan oleh Pertalite.

"Dalam jangka panjang cukup menjanjikan karena disamping bahan baku yang mudah didapat yang diolah melalui proses fermentasi, hasilnya dapat menekan emisi gas buang rumah kaca atau dapat menekan polusi di Indonesia dan memberikan kontribusi penurunan pemanasan global yg banyak ditakutkan oleh masyarakat dunia," tukasnya.

Ia membayangkan seandainya pemanasan global tidak dapat ditekan atau dikurangi, maka dapat menimbulkan bencana dunia.

Untuk itu, kata Budiyanto, Bioetanol sebagai bahan bakar yang terbarukan dapat dikembangkan karena dapat berdampak positif pada banyak aspek kehidupan.

"Dengan pengembangan bahan bakar nabati seperti Bioetanol dapat menurunkan gas buang rumah kaca, tren penurunan polusi, pengembangan sektor pertanian dan lapangan kerja, dan yang lebih penting dapat memberikan andil yang besar dalam mengurangi pemanasan global," tandasnya. (sabrina hutajulu)

 

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


Gatot Wahyu

Tentang Penulis

Sumber: