Transjakarta Gandeng Pemprov DKI untuk Seleksi Produk UMKM yang Dijual di Halte Busway

Transjakarta Gandeng Pemprov DKI untuk Seleksi Produk UMKM yang Dijual di Halte Busway

Wajah baru halte bundaran HI--

FIN.CO.ID - Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Welfizon Yuza mengatakan, PT TransJakarta menggandeng Pemprov DKI Jakarta untuk menyeleksi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan dijual di halte Transjakarta. Sebagai korporasi di bidang transportasi publik, Transjakarta berkomitmen mengusung konsep tata kelola sosial dan lingkungan (environmental social governance) yakni bersih, berdaya, dan lestari.

"Kami bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta untuk mengkurasi produk yang dijual di halte. Jadi ada rates (tarif) untuk tenant yang sifatnya komersial dan ada rates khusus untuk pelaku UMKM," kata Welfizon di Jakarta, Minggu 4 Februari 2024.

BACA JUGA:

Dia mengatakan, PT TransJakarta mengalokasikan ruang usaha hingga 30 persen di sejumlah halte untuk gerai UMKM sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta. Hal ini menjadi salah satu konsep TransJakarta yaitu berdaya.

"Halte yang punya commersial space (ruang komersial), kita ada 30 persen untuk UMKM. Jadi UMKM bisa kita berikan ruang untuk bisa tumbuh dan berkembang bersama," tuturnya.

Dia juga mengatakan, TransJakarta mengedepankan aspek lingkungan. Seperti menghadirkan transportasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, sehingga semakin banyak yang menggunakan transportasi umum untuk perbaikan polusi udara di Jakarta.

"Lalu konsep berdaya ini ada beberapa program. Seperti operator-operator MikroTrans kita ini kebanyakan dari koperasi. Dan dengan bergabung dengan TransJakarta, mereka menjadi lebih berdaya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Pelayanan dan Bisnis TransJakarta, Fadly Hasan mengatakan, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengalokasikan ruangan hingga 30 persen di sejumlah halte untuk gerai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Alokasi itu sebagai upaya mendukung perkembangan perekonomian DKI Jakarta.

"UMKM di (beberapa) halte TransJakarta itu sekitar 20-30 persen, ada khusus UMKM dan non UMKM. Semua itu sebagai bagian mendukung perekonomian lewat UMKM," kata Fadly kepada wartawan di Jakarta, Senin 22 Januari 2024.

BACA JUGA:

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


Mihardi

Tentang Penulis

Sumber: