Rambut Putih

Rambut Putih

Presiden Rusia Vladimir Putin.-Alexander Kazakov, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP-

Oleh Dahlan Iskan

MISI pasukan swakarsa Rusia tetap boleh jalan. Hanya bosnya diganti.

Militer resmi Rusia diperkuat. Beberapa bosnya diganti.

Itulah putusan 'jalan tengah' Presiden Vladimir Putin. Ia menjaga perasaan dua kubu yang lagi berseteru itu. 

Sikap Putin tersebut sudah diambil pekan lalu tapi baru dimuat koran pro pemerintah lima hari kemudian. Rusia sudah bukan lagi negara komunis tapi gaya komunisnya masih kental.

BACA JUGA:

Dikemanakankah bos lama tentara swakarsa itu? Yevgeny Prigozhin? Masih jadi spekulasi. Media Barat bahkan ada yang menyebut ia sudah dibunuh. Demikian juga nasib salah satu pimpinan puncak militer resmi.

Putin, kata koran itu, akhirnya mengadakan pertemuan khusus dengan 25 komandan tentara swakarsa. Prigozhin ikut hadir. Ia duduk di barisan paling depan.

Di situlah Putin menjelaskan bahwa tentara swakarsa Wagner tetap diizinkan kembali berperang di Ukraina.

Hanya saja, kata Putin, mereka akan di bawah komandan baru 'si Rambut Putih'.

Saat Putin mengatakan itu para komandan yang hadir, katanya, menganggukkan kepala. Prigozhin tidak menengok ke belakang. Ia tidak tahu bahwa para komandan yang selama ini di bawahnya menganggukkan kepala atas penggantiannya.

BACA JUGA:

Mereka memang sudah tahu siapa yang disebut 'si Rambut Putih'. Ia adalah juga tokoh Wagner. Bahkan salah satu pendirinya. Si Rambut Putih segenerasi dengan Prigozhin dan Putin. Mereka bertiga juga berasal dari satu daerah. Sama-sama lahir di Leningrad –sekarang St Petersberg.


Pensiunan jenderal Rusia Andrey Troshev.-REUTERS/KREMLIN.RU-

Itulah kota terpenting di Rusia setelah Moskow. Telaknya jauh di barat. Dekat perbatasan dengan Finlandia. Sekitar 8 jam naik mobil dari Moskow. Entah seperti apa Leningrad sekarang –saya ke sana 35 tahun lalu. 

DAPATKAN UPDATE BERITA FIN LAINNYA DI Google News


Tiyo Bayu Nugro

Tentang Penulis

Sumber: