Manfaat Mandi Uap untuk Penderita Darah Tinggi, Penderita Penyakit Jantung Tidak Dianjurkan

Manfaat Mandi Uap untuk Penderita Darah Tinggi, Penderita Penyakit Jantung Tidak Dianjurkan

Manfaat Mandi Uap untuk Penderita Darah Tinggi, Image oleh Moondance dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Sudah tau belum manfaat mandi uap untuk penderita darah tinggi?

Apa manfaat mandi uap untuk penderita darah tinggi, sampai-sampai direkomendasikan?

Well, berdasarkan sebuah studi, manfaat mandi uap untuk penderita darah tinggi ini sangat nyata.

BACA JUGA:Apa Orang Demam Boleh Mandi? Ini Kata Ahli

Menurut studi ahli dari University of Eastern Finland, ditemukan manfaat mandi uap untuk penderita darah tinggi.

Dari situ terungkap bawah mandi uap di sauna setidaknya empat hingga tujuh kali dalam seminggu, dapat menurunkan tekanan darah orang hingga hampir 50 persen.

"Temuan ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan," kata lead author studi Prof Jari Laukkanen, via Daily Mail.

Menutut kesimpulan studi itu, mandi uap dapat membantu tubuh untuk memperlebar pembuluh darah dan mengatasi stress pada orang dewasa.

BACA JUGA:Harus Tau, Mandi Air Hangat Itu Ada Efek Sampingnya

Lalu apa manfaat mandi uap bagi penderita darah tinggi, dengan melebarnya pembuluh darah.

Well, para peneliti meyakini bahwa mandi uap adalah salah satu alternatif terbaik untuk menurunkan tekanan darah.

Dengan begitu, penderita darah tinggi dapat menurunkan risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Manfaat mandi uap untuk penderita darah tinggi ini dirilis ahli pada American Journal of Hypertension.

Untuk mencapai kesimpulannya, para ahli mempelajari data 1621 pria usia menengah, yang menderita darah tinggi.

Kendati demikian, perlu dicatat bahwa meski terapi uap ini sangat dianjurkan untuk penderita hipertensi, namun bagi mereka yang sudah terlanjur punya penyakit jantung, sangat dianjurkan untuk tidak menjalaninya.

Mengapa demikian, jawabannya adalah karena ketika tekanan darah berkurang, maka sebagai efeknya, tubuh akan mendorong jantung untuk bekerja lebih cepat, which is buruk untuk penderita penyakit jantung.

Sumber: