Sebut Anies Baswedan Perusak, Haris Pertama: Bapak Ingin Jadi Ketum KNPI? Saya Serahkan Jabatannya

Sebut Anies Baswedan Perusak, Haris Pertama: Bapak Ingin Jadi Ketum KNPI? Saya Serahkan Jabatannya

JAKARTA- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris pertama menyebut Gubernur DKI Jakarta telah membuat KNPI rusak secara konstitusi. Pasalnya, Anies hadir mengukuhkan DPD KNPI Provinsi DKI Jakarta Periode 2021-2024 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin 20 Desember lalu. Pengukuhan itu merupakan kelanjutan dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) Penyatuan yang sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 27-29 Maret 2021. Haris Pertama menilai Anies Baswedan tidak punya hak untuk melantik pengurus DPD Jakarta. "Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan telah membuat KNPI menjadi rusak secara konstitusi AD/ART. Baru pertama kali seorang Gubernur seakan-akan punya hak untuk memberikan Petaka KNPI (panji/bendera) dan melantik pengurus DPD KNPI Provinsi," ujar Haris, Sabtu (25/12/2021). Haris Pertama mengatakan, dirinya sebagai DPP KNPI tidak diundang di acara pengukuhan tersebut. Menurutnya, dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART KNPI, yang berhak melantik DPD KNPI Provinsi adalah dirinya selaku Ketua Umum. "Bunyi AD/ART KNPI adalah bahwa pelantikan pengurus DPD KNPI Provinsi dapat dilakukan oleh Unsur DPP KNPI (Ketua Umum DPP KNPI dan Para Pengurusnya yang mendapat Mandat). Pak Anies Baswedan harusnya sebelum melakukan hal tersebut, pahami dulu AD/ART, jangan merusak," ujar Haris Pertama. "Apakah Pak Anies Baswedan mengidamkan sebagai Ketua Umum DPP KNPI? Lulusan luar negeri harusnya punya kecerdasan bukan malah error begini. Mana bisa Gubernur melantik pengurus DPD KNPI Provinsi?" sambungnya. Dia mengatakan, SK Kepengurusan DPD KNPI Provinsi DKI Jakarta, diterbitkan oleh dirinya sebagai Ketua Umum DPP KNPI dan rekannya Gandung R.N. Huda sebagai Sekjen DPP KNPI. "Lalu apakah pak Anies Baswedan sadar bahwa saya tidak hadir atau tidak diundang dalam acara tersebut? Ini merusak tatanan organisasi," paparnya. Dia menduga Anies inginkan posisi ketua KNPI. Jika demikian dugaan itu, Haris siap serahkan jabatannya untuk Anies. "Jika pak Anies Baswedan ingin merebut jabatan Ketua Umum DPP KNPI, maka saya siap menyerahkan jabatan tersebut. Keserakahan dalam jabatan hanya akan membuat sebuah kehancuran. Silahkan pak Anies Baswedan jawab, jika ingin menjadi Ketua Umum DPP KNPI, maka saya akan aminkan" tuturnya. (Dal/fin) https://twitter.com/knpiharis/status/1474503274527006722?t=d1UT_LgtU_BhWnmhz-epAQ&s=19

Sumber: