Makin Ngeri, Covid-19 Hari Melonjak 5.172 Kasus, Jumlah Pasien Meninggal Bertambah Lagi

Makin Ngeri, Covid-19 Hari Melonjak 5.172 Kasus, Jumlah Pasien Meninggal Bertambah Lagi

Petugas membawa jenazah korban Covid-19 ke pemakaman--Malaysianow.com

JAKARTA, FIN.CO.ID - Makin ngeri saja penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 kasus terkonfirmasi positif harian di Indonesia bertambah 5.172 pada Minggu, 20 November 2022.

Data dari Satgas COVID-19 hingga saat ini, total orang yang sudah terkonfirmasi virus Sars Cov-2 ini sebanyak 6.608.367 sejak merebak di Indonesia pada Januari 2020 lalu.

Sedangkan kasus aktif pada hari ini cenderung menurun sebanyak 549 orang, yang berarti hingga saat ini jumlah orang yang menjalani perawatan medis sebanyak 62.179 orang.

BACA JUGA:Siap-Siap! Menkes Sebut Kasus COVID-19 di Indonesia Memuncak Dalam Waktu Dekat

DKI Jakarta menjadi kota paling banyak menyumbang jumlah kasus positif COVID-19 yaitu sebanyak 2.373 orang jika dibandingkan dengan daerah lain, seperti Jawa Barat sebanyak 801 kasus, dan Jawa Timur 578 kasus.

Sementara itu angka kesembuhan tercatat meningkat sebanyak 5.690 orang, dengan penyumbang angka sembuh terbanyak dari DKI Jakarta yaitu 2.400 orang, Banten 1.162 orang dan Jawa Timur 597 orang. 

Sehingga, sampai saat ini angka kesembuhan dari COVID-19 mencapai 6.386.809 kasus.

Satgas juga mencatat angka kematian bertambah 31 orang.

BACA JUGA:Hari Ini Kasus Covid-19 Tambah 4.408 Orang, Pasien Meninggal Sebanyak Ini

Sehingga total orang meninggal dunia akibat COVID-19 tercatat 159.379 orang. 

Angka kematian terbanyak pada hari ini disumbang dari Jawa Timur sebanyak 9 orang, DKI Jakarta 7 orang, Jawa Tengah dan Sumatera Selatan masing-masing 3 orang.

Sebanyak 48.208 spesimen juga diperiksa hari ini dari seluruh laboratorium dan fasilitas kesehatan yang ada di Indonesia, dan 3.895 dinyatakan sebagai suspek.

Sementara itu positivity rate spesimen harian senilai 18,58 persen, dan positivity rate orang harian sebesar 23,60 persen.

Sumber: