Penyebab Darah Tinggi Kumat di Malam Hari, Awas, Bisa Serius

Penyebab Darah Tinggi Kumat di Malam Hari, Awas, Bisa Serius

Penyebab darah tinggi kumat di malam hari, Image oleh Dmitriy dari Pixabay--

FIN.CO.ID, JAKARTA, FIN.CO.ID – Penyebab darah tinggi kumat di malam hari?

Ini nih yang jawabnnya banyak dicari orang.

Apa penyebab darah tinggi kumat di malam hari?

BACA JUGA:Apa Pengganti Garam yang Aman untuk Penderita Darah Tinggi?

Menurut ahli, darah tinggi kumat di malam hari ini dinamakan sebagai hipertensi nokturnal.
 
Hipertensi nokturnal adalah peningkatan darah tinggi yang terjadi di malam hari.

Mudahnya, hipertensi nokturnal adalah kondisi di mana penderita darah tinggi kumat saat malam hari tiba.

Penyebab darah tinggi kumat di malam hari menurut ahli, via Halodoc, adalah cukup beragam.

Jadi apa penyebab darah tinggi kumat di malam hari?

Diabetes, apnea tidur obstrukif, penyakit ginjal, sensitivitas natrium dan kurangnya tidur dapat adalah beberapa di antaranya.

Apa bahayanya jika darah tinggi kumat di malam hari tidak diatasi?

Menurut ahli, darah tinggi kumat di malam hari yang tidak diatasi, dapat menyebabkan komplikasi serius di kemudian hari.

Gagal ginjal, stroke, serangan jantung, penurunan fungsi otak hingga kematian akibat kondisi kardiovaskuler adalah beberapa risikonya.

Cara mengatasi darah tinggi kumat di malam hari:

1.    Melakukan perubahan gaya hidup
2.    Rutin minum obat
3.    Mengatasi sumber penyebabnya

Orang Tidur Bisa Kena Stroke

Pada beberapa kasus, ada orang yang bisa mengalami stroke kala mereka sedang pulas tertidur.

Dan pada beberapa kasus ini, mereka yang mengalami stroke dalam keadaan tidur, adalah mereka yang mengalami lonjakan tekanan darah yang terlalu tinggi, akibatnya serangan stroke pun terjadi.

Stroke dalam keadaan orang tidur ini menurut ahli, bisa dipicu oleh beberapa faktor.

Menurut dr. Filemon, via Alodokter, orang umumnya akan mengalami penurunan tekanan darah menjelang waktu mereka tidur.

Akan tetapi, pada kasus tertentu, mereka yang tertidur ini bisa mengalami lonjakan tensi yang tidak terduga, menyebabkan serangan stroke yang dimaksud.

Dan ketika darah tinggi ini juga dibarengi oleh kondisi kesehatan lain, gangguan tidur contohnya, dalam hal ini apnea tidur, selain juga kecemasan dan stress berlebih, maka dapat meningkatkan risiko orang mengalami stroke dalam keadaan tidur.

Tidak cuma, mereka yang punya jam kerja malam, punya kebiasaan merokok, dan malas minum obat meski sadar darah tinggi, punya risiko mengalami serangan stroke dalam tidur mereka.

Selain karena lonjakan tensi di pagi hari, mereka yang punya masalah ginjal, gangguan tiroid, atau mereka yang memiliki riwayat penyakit gula adalah mereka yang juga berpotensi alami stroke dalam tidurnya.


Sumber: