Dugaan Suap Beking Tambang Ilegal Mulai Terungkap, DPR Dukung KPK

Dugaan Suap Beking Tambang Ilegal Mulai Terungkap, DPR Dukung KPK

Penambangan Batu bara/Ilustrasi--PLN

JAKARTA, FIN.CO.ID - Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumpulkan bukti-bukti adanya dugaan praktik suap kepada oknum aparat keamanan yang menjadi beking praktik penambangan liar (ilegal mining). 

Mulyanto berharap KPK dapat bekerja secara profesional dan objektif dalam menyelesaikan masalah ini. 

Sehingga KPK berani menindak siapapun yang menjadi beking penambangan liar selama ini. Termasuk pelaku dari pihak oknum aparat keamanan. 

BACA JUGA:Polisi Bakal Periksa Paman Wanda Hamidah, Kasus Penyerobotan Tanah

"Kami mengapresiasi langkah KPK tersebut. Ini langkah pro-aktif yang layak diacungkan jempol," kata Mulyanto. 

Mulyanto menambahkan memang sudah semestinya KPK berinisiatif mengumpulkan bukti-bukti adanya praktik suap dan korupsi di sektor minerba. 

Sebab umumnya pelaku kejahatan di sektor minerba ini melibatkan oknum pejabat yang mempunyai kekuasaan dan jaringan kerja cukup besar. 

Sehingga upaya pemberantasan korupsi di sektor ini perlu dilakukan dengan cara-cara extraordinary. 

BACA JUGA:Usai Kongres ke-20 Partai Komunis China, Xi Jinping Pilih Indonesia sebagai Negara Pertama yang Dikunjungi

Mengingat nilai transaksi di sektor ini sangat tinggi dan membutuhkan pengawasan yang ketat.  

"Kita berharap banyak KPK dapat berkontribusi besar dalam menata sektor pertambangan ini, agar SDA yang berlimpah di tanah air ini benar-benar dapat dioptimalkan untuk kemakmuran rakyat," ujarnya.  

"Bukan dinikmati oleh segelintir orang kaya di Indonesia atau dikorupsi oleh para pejabat," sambung Mulyanto. 

Menurut Mulyanto, kalau sumber daya alam yang berlimpah dapat dikelola dengan baik, paling tidak batubara dan kelapa sawit saja, mungkin ekonomi rakyat bisa lebih baik. 

Ini dua komoditas nasional dengan nilai ekspor tertinggi.

Sumber: