Pemilik Toko Tewas Terikat di Rawalumbu Kota Bekasi, 5 Orang Saksi dan CCTV Diperiksa

Pemilik Toko Tewas Terikat di Rawalumbu Kota Bekasi, 5 Orang Saksi dan CCTV Diperiksa

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ivan Adhitira-Aldo Tuahta/fin-

BEKASI, FIN.CO.ID - Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan, terkait tewasnya pemilik toko distributor di Jalan Raya Mustikasari Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ivan Adhitira mengungkapkan, saat ini sudah ada beberapa saksi yang diperiksa terkait pembunuhan.

"Kita masih cari saksi-saksi dan barang bukti, sudah ada 5 orang saksi yang di periksa," ungkap Kompol Ivan Adhitira, Senin 14 November 2022.

Menurutnya Polres Metro Bekasi Kota telah bekerjasama dengan Polda Metro Jaya, guna proses penyelidikan kasus kematian pemilik toko di Rawalumbu.

BACA JUGA:Rumah Lokasi Satu Keluarga Tewas Akibat Tak Makan di Kalideres Digeruduk Tim Puslabfor

BACA JUGA:Gegara Tabrak Balita Hingga Tewas, 82 Rumah, Dua Truk dan Enam Kantor Dibakar di Dogiyai, Papua Tengah

Guna penyelidikan di lapangan, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti yang ada di sekitar area penemuan mayat di dalam toko.

"Temuan baru belum ada tapi kita amankan decorder CCTV dan HP korban, kita sedang koordinasi juga dengan Polda Metro Jaya," terangnya.

Kompol Ivan Adhitira menjelaskan, saat ini pihaknya masih belum melakukan pemeriksaan kepada pihak keluarga karena masih dalam suasana berduka.

"Dalam waktu dekat minggu ini akan kita periksa keluarga karena belum bisa kita minta keterangan, karena sedang kondisi berduka," jelasnya.

BACA JUGA:Mahasiswa Unpad Bandung Tewas di Rumahnya, Pelaku Gunakan Baju Ojol dan Motor Honda Vario Putih

Sebelumnya  Seorang pria ditemukan tewas terikat di dalam toko miliknya sendiri, di Jalan Raya Mustikasari Kecamatan Rawalumbu Kota Bekasi, Jumat 11 November 2022 lalu.

Saat mendatangi lokasi, pihak kepolisian menemukan beberapa bercak darah di ruangan tempat korban ditemukan.

"Posisi korban ditemukan ada di dalam kamar tidur di dalam toko korban, keadaan yang terikat baik tangan maupun kakinya," ucapnya hari Jumat lalu.

Sumber: