RS Harapan Kita akan Jadi RS Pertama di Indonesia Lakukan Transplantasi Jantung

RS Harapan Kita akan Jadi RS Pertama di Indonesia Lakukan Transplantasi Jantung

RS Harapan akan Kita jadi RS pertama di Indonesia melakukan transplantasi jantung, Ilustrasi oleh Starllyte dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - RS Harapan Kita akan jadi RS pertama di Indonesia lakukan transplantasi jantung.

Demikian seperti dilaporkan laman resmi Kementerian Kesehatan Indonesia.

RS Harapan Kita ini baru saja diresmikan Wamenkes Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono hari ini, Rabu (9/11).

BACA JUGA: Wamenkes Dante Saksono Sebut Masih Ada Anggaran Rp1,3 Triliun untuk Belanja Vaksin COVID-19

Peresmian gedung baru RS Jantung Harapan Kita oleh Prof Dante tersebut bertepatan dengan HUT ke-37 RS Jantung dan Harapan Kita, yakni gedung baru Pelayanan Kardiovaskular.

Hal ini merupakan wujud dari transformasi layanan kesehatan rujukan, di mana semua RS di 514 Kab/Kota akan memiliki alat kesehatan yang cukup untuk bisa melayani 4 penyakit utama.

4 Penyakit utama yang dimaksud adalah yaitu jantung, stroke, kanker, dan ginjal. Rumah Sakit Jantung Harapan Kita akan menjadi pengampu penyakit jantung dan kardiovaskuler.

Gedung RS Harapan Kita yang terdiri dari 8 tingkat ini didukung oleh teknologi terkini, fasilitas modern dan penambahan penyediaan kamar yang dapat menampung kebutuhan rawat inap anak.

Gedung ini diharapkan menjadi jawaban untuk penyelenggaraan kesehatan penyakit jantung khususnya pada anak-anak.

Di mana di Indonesia, setiap tahunnya angka kejadian dari penyakit jantung bawaan mencapai 43.200 kasus dari 4,8 juta kelahiran hidup.

Prof. Dante mengatakan penyakit jantung masih merupakan masalah di Indonesia. Pembangunan gedung baru RS Harapan Kita itu untuk menunjang pengembangan transplantasi jantung di Indonesia.

“Hari ini saya mengunjungi fasilitas baru ventrikel Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Fasilitas baru ini merupakan bentuk evaluasi jangka panjang dari pengalaman selama 37 tahun Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dalam melayani pasien jantung,” ujar Prof. Dante.

Beberapa fasilitas penunjang yang ada di RS Harapan Kita itu antara lain penambahan jumlah kamar operasi untuk anak-anak, dan ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasi yang dibutuhkan untuk anak-anak Indonesia.

“Transplantasi jantung akan dikembangkan di kemudian hari di gedung ini (gedung baru) karena sudah mempunyai SDM yang mumpuni, fasilitasnya juga sudah cukup,” ucap Prof. Dante.

Dirut RSJPDHK Dr. dr. Iwan Dakota, Sp.JP(K), MARS mengatakan Transplantasi jantung selama ini belum ada di Indonesia. Ini RS yang pertama di Indonesia melakukan transplantasi jantung dan kita butuh banyak persiapan.

Wamenkes Prof. Dante menambahkan salah satu hal yang penting dalam mengatasi masalah jantung adalah membuat jejaring.

Karena bukan cuma orang yang akan ditransplantasi tapi sumber transplantasi itu mesti baik, seperti kondisi jantungnya masih bagus, dan jantungnya masih bisa untuk transplantasi.

“Untuk layanan yang baru ini (gedung baru) saya berharap akan menjadi salah satu pusat jantung terbaik di Asia. Kita sudah melakukan kerja sama dengan berbagai macam rumah sakit yang ada di dunia,” ucap Prof. Dante.

Dalam pengembangan pelayanan transplantasi jantung, RS Jantung Harapan Kita menjalin kerja sama dengan UCLA Health dan juga dengan Utrecht Medical Center of Utrecht di Belanda untuk mengembangkan pelayanan gagal jantung.

Sumber: