Set Top Box di Kota Bekasi Mulai Langka, Toko Elektronik Sudah Kehabisan Stok

Set Top Box di Kota Bekasi Mulai Langka, Toko Elektronik Sudah Kehabisan Stok

Habisnya Set Top Box karena penjualan STB di Kota Bekasi naik drastis hingga 100 persen.--

BEKASI, FIN.CO.ID - Ramai dicari oleh masyarakat, penjualan Set Top Box (STB) sangat laku dan menjadi langka di pasaran wilayah Kota Bekasi.

Saat ditemui fin.co.id, Wiliam pemilik Toko Elektronik Aneka Listrik di Kota Bekasi mengatakan jika tokonya kebanjiran order set top box.

Wiliam mengungkapkan, penjualan set top box atau STB di tokonya naik drastis hingga 100 persen.

BACA JUGA:Ada 60.072 Set Top Box Gratis di Kabupaten Tangerang, Ini Syarat Penerimanya

"Kita sebelumnya stok set top box cuman sedikit, sekarang sudah habis dan ketika mesan ke distributor dapet barangnya cuman sedikit," ungkap Wiliam saat ditemui, Senin 7 November 2022.

Menurutnya pengiriman dari distributor hanya sebanyak 20 unit STB, sedangkan pembeli yang datang ingin membeli mencapai ratusan orang lebih per harinya.

Meski permintaan dari konsumen banyak, pihak distributor STB tidak mempunyai stok di gudang dan belum mengetahui kapan barang di kirim ke toko miliknya.

"Barangnya gak ada, itu yang kita tidak tau apakah mereka siap atau tidak. Mungkin permintaan banyak, tapi stok yang belum ada," jelasnya.

BACA JUGA:Harga Set Top Box Bekasi dan Tangerang, Akari, Welhome dan Polytron Paling Laris

Wiliam menerangkan, naiknya pembelian STB terjadi sejak tanggal 3 November setelah pemerintah pusat secara serentak resmi mematikan siaran analog televisi.

"Warga itu mulai rami cari STB semenjak tanggal 1 tanggal 2 itu, tapi sangat membludaknya ya tanggal 3 nya itu," ucapnya.

Naiknya pemesanan di toko miliknya terjadi setelah orang merasa kaget, karena seketika siaran analog di televisi resmi dimatikan.

"Mereka orang sini alasanya bilangnya belom percaya, dia pikir masih idup nah pas jam 12 teng hilang siaran mereka besoknya langsung beli STB," terangnya.

BACA JUGA:Ini Distribusi Set Top Box Rumah Tangga Miskin Jabodetabek, Batanghari Jambi dan Pekalongan

Sumber: