Warga Itaewon Lakukan CPR Untuk Tolong Korban Pesta Halloween, Apa Fungsinya dan Bagaimana Caranya?

Warga Itaewon Lakukan CPR Untuk Tolong Korban Pesta Halloween, Apa Fungsinya dan Bagaimana Caranya?

Tragedi Halloween di Itaewon Korea Selatan (Twitter @trnv1121)--

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Warga Itaewon, Seoul, Korea Selatan ramai-ramai dan saling bahu membahu melakukan pertolongan pertama terhadap korban dari tragedi perayaan Halloween yang berdesak-desakan dan terinjak-injak. 

Berdasarkan rekaman video yang banyak beredar di media sosial, tampak mereka melakukan CPR terhadap para korban yang mengalami henti jantung. CPR diyakini menjadi pertolongan pertama yang bisa dilakukan dalam kejadian tersebut, mengingat korban yang jatuh begitu banyak. 

BACA JUGA:Tragedi Halloween Itaewon, Jokowi: Indonesia Berduka Bersama dengan Rakyat Korea Selatan

BACA JUGA:2 WNI Jadi Korban, Jokowi Sampaikan Duka Cita Mendalam Tragedi Itaewon

Bahkan saking banyaknya korban yang membutuhkan CPR, petugas medis sampai kewalahan dan meminta tolong kepada warga yang mengerti soal CPR untuk membantu. 

Wajib Tahu, Cara Melakukan CPR

CPR tidak hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis. Meski demikian, tindakan tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan dan membutuhkan pengetahuan.

Dikutip dari ners.unair, sebelum melakukan CPR, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan. Beberapa di antaranya yaitu:

  1. Periksa apakah lingkungan aman bagi orang tersebut
  2. Periksa apakah orang tersebut sadar atau tidak sadar
  3. Jika orang tersebut tampak tidak sadarkan diri, panggil namanya atau bapak atau ibu dan tanyakan apakah dia baik-baik saja atau tidak dengan suara yang lantang, apabila masih tidak merespon tepuk atau goyangkan bahunya.
  4. Periksa bagaimana pernapasannya dengan melihat gerakan naik turun dada dan mendengar dan merasakan napasnya selama 10 detik
  5. Periksa denyut nadi di pergelangan tangannya
  6. Jika orang tersebut tidak merespons dan Anda bersama orang lain yang dapat membantu, mintalah satu orang menelepon 112 atau nomor darurat setempat dan dapatkan AED, jika tersedia
  7. Jika berada di rumah sakit dapat teriak CODE BLUE dan laporkan lokasi kejadian sehingga tim pertolongan datang.

BACA JUGA:Presiden Korsel Tinjau Langsung TKP Tragedi Perayaan Halloween di Itaewon, Umumkan Masa Berkabung

BACA JUGA:Tragedi Halloween di Itaewon Korsel, KBRI Seoul Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Sementara itu, untuk melakukan CPR, anda memerlukan metode CAB, yaitu:

1. Compression (kompresi)

Kompresi sendiri bisa membantu anda untuk mengembalikan aliran darah ke otak dan bagian tubuh lain ketika mengalami henti jantung.

Anda bisa menekan bagian dada sedalam 5-6 cm secara konstan. 

Sumber: