Pasein Gagal Ginjal Akut di RSCM dari Kota Bekasi, Kadinkes: Jika Ada Gejala Ini Segera Periksa

Pasein Gagal Ginjal Akut di RSCM dari Kota Bekasi, Kadinkes: Jika Ada Gejala Ini Segera Periksa

Kadinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati -Istimewa-

BEKASI, FIN.CO.ID - Dinas Kesehatan Kota Bekasi menerima adanya laporan kasus gangguan ginjal akut pada anak yang berasal dari Kota Bekasi.

Kadinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengungkapkan, pihaknya tengah menunggu dan melakukan pemeriksaan lebih jelas terlebih dahulu.

BACA JUGA: Haru! kasih Sayang Ayah Cium anaknya yang Menderita Gagal Ginjal Akut Sebelum Meninggal Dunia

"Sedang dirangkum, ada informasi bahwa di RSCM ada kasus tapi kita harus lacak dulu untuk melakukan PE (Penelusuran Epidemiologi)," ungkap Tanti Rohilawati, Jumat 21 Oktober 2022.

Menurutnya Dinkes Kota Bekasi tengah melakukan koordinasi terlebih dahulu, terhadap Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta terkait warganya yang di rawat.

"Iya disampaikannya seperti itu (Anak bekasi di rawat di RSCM), ini kita mau follow up dahulu jadi belum bisa saya sampaikan," jelasnya.

Dirinya menjelaskan, telah bertemu dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) guna membahas kasus gangguan ginjal akut pada anak.

BACA JUGA:Ginjal Akut Anak di DKI Capai 71 Kasus, Anak Alami Demam Disarankan Kompres dengan Air Hangat sebelum Obat

Tanti Rohilawati mengimbau kepada orang tua, apabila menemukan gejala pada anak usia 8 sampai 9 tahun langsung diperiksakan ke rumah sakit.

"Ciri-cirinya demam, mencret, ditandai tidak bisa kencing 6 sampai 8 jam. kalau kencing pun berkurang atau sedikit dengan warna gelap, langsung di periksa," ucapnya.

Dengan adanya hal tersebut, pihaknya meminta seluruh apotek ataupun rumah sakit di Kota Bekasi tidak mengeluarkan obat yang berbentuk cair maupun sirup. 

Serta disarankan pula kepada tenaga kesehatan ataupun orang tua, untuk sementara mengalihkan obat anak dengan jenis lain jika diperlukan.

BACA JUGA:Angka Kematian Ginjal Akut pada Anak di Angka 63 Persen, RSCM: 49 Pasien yang Hidup Cuma Tujuh Orang

"Sementara waktu sampai ada pemberitahuan kembali, untuk tidak mengeluarkan dahulu berbentuk sirup dengan kandungan etilen glikol," terangnya.

Sumber: