Gempa Bumi Guncang Laut Banda Maluku, Begini Penjelasan BMKG

Gempa Bumi Guncang Laut Banda Maluku, Begini Penjelasan BMKG

Ilustrasi: Gempa bumi--

MALUKU, FIN.CO.ID -- Gempa bumi mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku pada Rabu, 21 September 2022 pukul 18.57.53 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa bumi tersebut dengan magnitudo 5,1 dan kedalaman 83 kilometer.

(BACA JUGA:Seperti Kiamat! Rekaman Video Amatir Detik-detik Gempa 7,6 MAG Guncang Meksiko)

(BACA JUGA:DKI Antisipasi Bencana Kebakaran dan Gempa, Bangunan Lantai 1-3 Blok G Berusia 48 Tahun)

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menyampaikan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter terkini dengan magnitudo 4,8.

Ia mengemukakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,00 LS, 131,19 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 178 km barat daya Maluku Tenggara pada kedalaman 83 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Banda," paparnya.

Ia menambahkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

(BACA JUGA:Gempa Bumi Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Mentawai)

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), disampaikan bahwa gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Molu Maru, Wuar Labobar, Kur Selatan dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," katanya.

Ia menambahkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Daryono menyampaikan hingga pukul 19.20 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

(BACA JUGA:Breaking News! Gempa 5.6 M Guncang Pacitan Jawa Timur )

Sumber: