Punya Jerawat yang Tidak Kunjung Sembuh? Salahnya di Sini Menurut dr. Zaidul Akbar

Punya Jerawat yang Tidak Kunjung Sembuh? Salahnya di Sini Menurut dr. Zaidul Akbar

Terlalu Sering Cuci Muka Bikin Jerawatan, Image oleh mohamed Hassan dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Anda punya masalah jerawat yang terus tidak kunjung sembuh. Sempat hilang lalu nanti balik dan balik lagi.

Menurut pakar gaya hidup sehat ala Islam, hal ini ada kaitannya masalah pada sistem pencernaan seseorang.

“Lalu gimana caranya memperbaikinya? Ya cari tahu akar masalahnya di mana,” kata dr. Zaidul Akbar seperti dikutip FIN dari Instagram resmi miliknya.

(BACA JUGA:Anda Sakit dan Sudah Berobat tapi Gak Sembuh-sembuh? Ini Penyebabnya Menurut dr. Zaidul Akbar)
 
“Satu poin yang perlu diingat adalah sebagian besar masalah tadi bermula dari buruknya dan bermasalahnya pencernaan. Jadi mulailah dari memperbaiki pencernaan terlebih dahulu,” sambungnya.

Menurut dr. Zaidul Akbar yang penggagas Jurus Sehat Rasulullah itu, rahasianya adalah dengan cara Anda mulai rutin menjalankan puasa.

Memilih apa yang dikonsumsi kesehariannya, juga penting dalam memerangi masalah jerawat yang membandel ini.

“Merutinkan berpuasa yang di anjurkan Rasulullah ﷺ. Memperbaiki makanan dan minuman sehari dengan makanan minuman bergizi dan padat nutrisi dan tidak berlebihan”.

Dan tentunya yang tidak boleh ketinggalan kata dr. Zaidul Akbar, adalah “Olahraga rutin. Mudah kan?”.

Masalah Jerawat Bukan Cuma Milik Remaja

Menurut dr. Mishael Octaviany, jerawat pada orang dewasa ini disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, selain karena faktor lain.

"Hal ini biasanya diakibatkan karena gaya hidup tidak sehat, seperti kurang tidur, pola makan tinggi lemak dan gula, dan juga penggunaan masker kala pandemi,” jelas Mischael dalam sebuah pernyataan.

Mereka yang stress, punya produksi minyak berlebih dan makan tidak seimbang kerap berurusan dengan masalah jerawat di usia dewasa.

Selain karena beberapa faktor di atas, jerawat juga dipicu oleh masalah polusi udara, seperti dikatakan dr. Ricky Fernando Maharis Sp.KK.

"Jerawat juga mudah muncul pada mereka yang bertempat tinggal di kota besar yang tinggi tingkat polusinya,” kata Head Doctor Clinic de Votre Peau Gading Serpong itu.

Sementara menurut data dari Universitas Airlangga pada tahun 2022, menyebutkan masalah jerawat dialami oleh 9,4 persen populasi di dunia, dengan prevalensi tertinggi pada usia remaja.

Jerawat dapat dialami semua usia, antara usia 1-12 bulan, usia remaja, hingga dewasa. Angka kejadian pada usia remaja lebih tinggi pada laki-laki, akan tetapi pada usia dewasa lebih banyak dialami perempuan.

Sumber: