Izin Kehadiran Suporter FC Bekasi City Akan Dievaluasi, Kapolres Minta Penonton Tidak Digratiskan

Izin Kehadiran Suporter FC Bekasi City Akan Dievaluasi, Kapolres Minta Penonton Tidak Digratiskan

Tribun suporter FC Bekasi City -Tuahta Simanjuntak untuk FIN.CO.ID-

BEKASI, FIN.CO.ID -- Hadirnya FC Bekasi yang berkandang di Stadion Patriot Candrabaga kembali menjadi sorotan, usai terjadi kericuhan suporter Laskar Patriot dengan Brajamusti pendukung PSIM Yogyakarta.

Usai kericuhan antar suporter, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki memastikan, pihaknya akan melakukan evaluasi guna penyelenggaraan pertandingan FC Bekasi City selanjutnya.

(BACA JUGA:Bintang Timnas Indonesia Ucap Kalimat Berkelas Jalani Persiapan Jelang Lawan Curacao di FIFA Matchday)

(BACA JUGA:Bawa Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia U-20 2023, Robi Darwis Bilang Begini)

"Ya nanti kita akan evaluasi di pertandingan selanjutnya, ini sebagai masukan terhadap Bekasi City," ucap Kombes Hengki saat ditemui, Selasa 20 September 2022.

Menurutnya, Polres Metro Bekasi Kota juga mengevaluasi dari segi pendukung FC Bekasi City, apakah diizinkan bisa hadir menonton dalam laga kandang selanjutnya.

"Ya suporter akan kita lakukan evaluasi, untuk pertandingan berikutnya supaya lebih aman," jelasnya 

Kombes Hengki menegaskan manajemen FC Bekasi City untuk melakukan koordinasi dengan Koordinator Lapangan (Korlap) Suporter agar tidak terjadi hal serupa.

(BACA JUGA:Belum Terkalahkan, FC Bekasi City Kembali Raih Kemenangan 3 - 0 dari PSIM Jogjakarta)

(BACA JUGA:Diduga Akan Melakukan Tawuran, Lima Pelajar Ditangkap Polres Metro Bekasi Kota Berikut Barang Bukti Sajam )

Jika suporter FC Bekasi City diizinkan datang ke stadion dalam laga selanjutnya, ia meminta semua korlap untuk mengontrol massa yang mendukung di tribun.

"Untuk itu (Suporter diizinkan hadir) juga akan dievaluasi, harapannya untuk pertandingan berikutnya semua korlap mampu mengendalikan para suporternya," tegasnya.

Ia juga meminta kepada manajemen FC Bekasi City untuk tidak menggratiskan suporter yang datang ke stadion, agar tidak terselundupkan oknum yang bisa memicu kerusuhan.

"Untuk pertandingan berikutnya supaya lebih aman, ya penonton juga kalau bisa tidak digratiskan biar lebih tertib lagi," ungkapnya.

Sumber: