Penyebab Kematian Ratu Elizabeth II Diduga karena Ini

Penyebab Kematian Ratu Elizabeth II Diduga karena Ini

Patung Lilin Ratu Elizabeth, Image oleh minka2507 dari Pixabay--

JAKARTA, FIN.CO.ID - Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada hari Jumat, 9 September 2022. Inggris pun menyatakan hari berkabung untuk 12 hari ke depan.

Terkait dengan penyebab kematian Ratu Elizabeth II, seorang pakar menduga bahwa hal ini mungkin ada hubungannya dengan efek dari paparan virus corona.

Seperti diketahui, Ratu Elizabeth sempat positif COVID sekitar Februari 2022 lalu. Kala itu, pilek ringan adalah gejala yang ditunjukan mending Ratu Inggris itu.

(BACA JUGA:Jokowi Sampaikan Duka Atas Wafatnya Ratu Elizabeth II: Seorang Ratu yang Sangat Dicintai dan Dikagumi)

Menurut Dr. Robert Lahita dari St. Joseph University Hospital, long COVID bisa menjadi salah satu penyebab kematian Ratu Elizabeth II.

“Menurut apa yang kami ketahui soal COVID yang kaitannya dengan jantung dan pembuluh darah, (penyebabnya mungkin) adalah pembekuan (darah),” kata Robert Lahita seperti dikutip FIN dari Healthline.

“Saya tidak tahu varian corona yang mana yang menyebabkan COVID-nya (waktu itu). (Namun) bisa jadi itu penyebab kematiannya, ” ucap Robert.

Keluarga Kerajaan Inggris Sempat Berkumpul sebelum Kematian Ratu Elizabeth II

Tadi malam WIB, keluarga kerajaan Inggris bergegas untuk mendampingi Ratu Elizabeth. Hal ini dilakukan usai pernyataan dokter kerajaan yang menyatakan kekhawatiran mereka

Ratu Inggris Elizabeth disebut harus selalu dalam pengawasan medis, demikian seperti dilaporkan Reuters.

Ratu Elizabeth, 96 tahun, adalah penguasa Inggris terlama dalam sejarah negara itu.

Ratu Elizabeth juga merupakan pemimpin monarki tertua di dunia.

Ibunda dari Pangeran Charles itu disebut menderita "gangguan mobilitas episodik". Kondisi ini sudah dilaporkan terjadi sejak akhir tahun lalu, kata Istana Buckingham.

"Menyusul evaluasi lebih lanjut pagi ini, para dokter Ratu prihatin dengan kesehatan Yang Mulia dan merekomendasikan agar beliu tetap di bawah pengawasan medis," kata istana dalam sebuah pernyataan resmi.

"Ratu tetap nyaman dan berada di Balmoral."

Mendengar kabar itu, putra sulung sekaligus pewaris takhta Pangeran Charles dan istrinya Camilla, dilaporkan telah berangkat ke Kastil Balmoral di Skotlandia, tempat di mana Ratu Elizabeth kini berada.

Seperti diketahui, Pangeran Charles adalah pewaris takhta Inggris setelah Ratu Elizabeth. Pangeran William juga disebut tengah berada di Balmoral.

Oktober lalu, Elizabeth dirawat di rumah sakit dan dipaksa untuk mengurangi kegiatan publiknya sejak saat itu.

Pada Rabu (7/9), dia membatalkan pertemuan virtual dengan para menteri senior setelah disarankan untuk beristirahat oleh dokternya.

Sehari sebelumnya, Ratu Elizabeth menunjuk Liz Truss sebagai perdana menteri baru negara itu di Balmoral.

Elizabeth telah menjadi Ratu Inggris dan lebih dari selusin negara lain sejak 1952, dan awal tahun ini dia merayakan tahun ke-70 bertakhta.

 

Sumber: