Anggota DPRD Palembang Aniaya Wanita, Deddy Corbuzier: Ini Cewek Lawan Cewek Ya ?

Anggota DPRD Palembang Aniaya Wanita, Deddy Corbuzier: Ini Cewek Lawan Cewek Ya ?

Deddy Corbuzier Sebut Pernah Ada 4 Wanita yang Ngaku Sebagai Istri [email protected]

JAKARTA, FIN.CO.ID - Presenter Deddy Corbuzier angkat bicara soal anggota DPRD Palembang yang menganiaya wanita di SPBU.

Seperti dikabarkan, anggota DPRD Palembang tersebut menganiaya wanita karena tidak diizinkan potong antrian di SPBU.

Mengenai hal ini, Deddy Corbuzier melontarkan sindiranya menohok terhadap anggota DPRD yang menganiaya wanita.

Sindiran Deddy Corbuzier tersebut diketahui melalui instastory Instagram pribadinya bernama @mastercorbuzier yang diunggah pada Kamis, 25 Agustus 2022.

(BACA JUGA:Anggota DPRD Palembang Terancam Penjara 5 Tahun Akibat Aniaya Wanita, Gerindra: Kami Tak Beri Bantuan Hukum)

"Ini cewe lawan cewe ya? Dari gayanya sih gitu yak," tulis Deddy Corbuzier dikutip pada Jumat, 26 Agustus 2022.

Sebagaimana dikabarkan, Ketua DPC Partai Gerindra Palembang Akbar Alvaro beri sanksi tegas bisa pemecatan terhadap kadernya yang juga anggota DPRD Palembang M. Syukri Zen arogan aniaya wanita.

Sebab tindakan M. Syukri Zen memukuli wanita viral di jagat media sosial dan menimbulkan perbincangan panas.

Penganiayaan tersebut terjadi di SPBU Jalan Demang Lebar Daun, Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, tepatnya 5 Agustus 2022 lalu.

(BACA JUGA:Pukuli Wanita di SPBU, Anggota DPRD Palembang Jadi Tersangka Diancam Penjara 5 Tahun)

Anggota DPRD Palembang Fraksi Partai Gerindra itu menyerobot antrean isi bensin dan tak terima ditegur oleh korban.

"Apa yang dilakukan Pak Syukri tidak merepresentasikan Partai Gerindra Kota Palembang. Intinya kami Gerindra tidak mentolerir perbuatan tersebut," ujar Alvaro, Rabu, 24 Agustus 2022.

"Secara jelas beliau bersalah apa pun motifnya. Apa yang telah dilakukan beliau tidak mewakili Partai Gerindra dan DPC Palembang," sambunya ke awak media.

Akbar Alvaro menambahkan bahwa arogansi kader Partai Gerindra bernama M. Syukri Zen tak bisa diterima oleh partai yang dipimpin Prabowo Subianto.

Sumber: