Pacu Ekspor, Bea Cukai Rangkul Pemerintah Daerah dan Pelaku Usaha

Pacu Ekspor, Bea Cukai Rangkul Pemerintah Daerah dan Pelaku Usaha

Bea Cukai Yogyakarta usai rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk pengembangan Kawasan Industri Terpadu di wilayah Yogyakarta, Selasa 5 Juli 2022. -dok-bea cukai

JAKARTA, FIN.CO.ID – Mendukung peningkatan ekonomi daerah melalui ekspor, Bea Cukai kembali menggandeng Pemerintah Daerah dan para pelaku usaha di beberapa wilayah. Hal ini dilakukan, mengingat tingginya potensi produk-produk dalam negeri untuk bersaing di pasar global. 

Kali ini kegiatan peningkatan potensi ekspor dilakukan Bea Cukai masing-masing di Banjarmasin, Salatiga, dan Yogyakarta.

Bea Cukai Banjarmasin turut menjadi narasumber dalam acara "Kordinasi Peluang Usaha Ekspor dan/atau Subtitusi Impor Produk Tanaman Pangan" yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa, 5 Juli 2022. 

(BACA JUGA:Lakukan Asistensi, Bea Cukai Kawal Pelaku Usaha Penerima Fasilitas)

Dalam kegiatan tersebut, Bea Cukai Banjarmasin menekankan tentang kemudahan ekspor untuk UMKM dan kesiapannya untuk mendukung pelaku usaha dalam melakukan ekspor.

Kemudian pada Rabu, 6 Juli 2022, membahas produk rotan di Kalimantan Selatan, Bea Cukai Banjarmasin mengundang para pengusaha rotan serta Asosiasi Rotan untuk dialog bersama. Dialog Bersama ini dilakukan dengan maksud untuk memaksimalkan potensi rotan Kalimantan Selatan serta mendengar kendala dan harapan para pelaku usaha rotan dalam usahanya untuk menembus pasar internasional.

Kasubdit Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana mengatakan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah siap memberikan dukungan kepada industri dalam negeri untuk meningkatkan daya saing produk lokal. 

(BACA JUGA:Bea Cukai Soekarno Hatta Kawal Bersama Impor Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku)

“Produk rotan Kalimantan Selatan sangat berpotensi untuk memberikan nilai tambah baik untuk penerimaan negara ataupun ekonomi Kalimantan Selatan sendiri. Oleh sebab itu, Bea Cukai siap memberikan asistensi serta menerima masukan dari para pengusaha rotan,” katanya dalam keterangannya, Jumat, 8 Juli 2022.

Di Salatiga, Bea Cukai Semarang bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Pemerintah Kota Salatiga melakukan sosialisasi fasilitas ekspor kepada UMKM di Kota Salatiga. 

Dalam sosialisasi ini dihadiri oleh para pelaku UMKM di Kota Salatiga yang masih memerlukan pendampingan agar dapat lebih berkembang.

“Kita perlu memberikan pemahaman bahwa ekspor itu mudah, Bea Cukai siap untuk mendampingi para pelaku UMKM yang berorientasi ekspor. Tapi tetap dengan pemahaman terkait tahapan awal ekspor dan impor serta apa saja yang perlu digaris bawahi pada saat sudah ekspor nantinya,” ungkap Hatta.

Mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi Provinsi DIY, Bea Cukai Yogyakarta menghadiri rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi DIY melakukan pembahasan pengembangan Kawasan Industri Terpadu di wilayah DIY, Selasa 5 Juli 2022. 

Telah disiapkan Kawasan Peruntukan Industri di DIY seluas 5.589,79 hektar, peruntukannya untuk industri menengah dan besar, serta sentra industri kecil yang tersebar di Piyungan, Sedayu, Pajangan, Sentolo, Nanggulan, Candirejo, dan Mijahan.

Sumber: