Optimalkan Pelayanan dan Pengawasan, Bea Cukai Jalin Kerja Sama Antarinstansi Pemerintah

Optimalkan Pelayanan dan Pengawasan, Bea Cukai Jalin Kerja Sama Antarinstansi Pemerintah

Bea Cukai terus berupaya mengoptimalkan pelayanan dan pengawasan melalui kerja sama dengan instansi lainnya.--

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Sinergi dan kerja sama antarinstansi merupakan salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan tugas suatu organisasi. Sebagai organisasi yang berperan dalam mengasistensi pertumbuhan industri dan pengumpul penerimaan negara, Bea Cukai terus berupaya mengoptimalkan pelayanan dan pengawasan melalui kerja sama dengan instansi lainnya. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh unit vertikal Bea Cukai di daerah.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, mengungkapkan bahwa dalam rangka mendengarkan aspirasi dan informasi dari masyarakat, Bea Cukai Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur (Jatim) II bersama dengan Kanwil Pajak Jatim III dan Tim Komite Pengawas Pajak (Komwasjak) menggelar kegiatan komunikasi publik, Selasa (07/06). Komunikasi publik turut mengundang Asosiasi Gaperoma (Gabungan Perusahaan Rokok Malang) dan Formasi (Forum Masyarakat Industri Rokok Indonesia).

(BACA JUGA:Tingkatkan Ekspor UMKM, Bea Cukai Gelar Asistensi bersama Pemda)

“Komunikasi publik kali ini mengambil tema ‘Isu Terkini di Bidang Cukai Hasil Tembakau’ yang bertempat di Aula Loja Singhasari, Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim II. Setelah sesi diskusi bersama pengusaha hasil tembakau, Ketua Komwasjak, Mardiasmo, didampingi Kepala Bea Cukai Malang, Gunawan Tri Wibowo, mengunjungi dua pabrik rokok hasil tembakau, yaitu PT Karya Niaga Bersama dan PT Bentoel Prima,” imbuh Hatta.

Sementara itu, untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan, Bea Cukai Soekarno Hatta jalin kolaborasi dengan Kastam Malaysia lewat kunjungan kerja Atase Kastam Malaysia, Ahmad bin Talib, didampingi oleh Assistant Commissioner Police (ACP), Zakaria A. Rahim dan Bilal, ke Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Senin (13/06). Kunjungan ini berfokus pada penanganan penipuan atau scam yang mengatasnamakan Bea Cukai atau Kastam.

“Malaysia merupakan salah satu negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia, tentunya menjadi lokasi yang arus lalu lintas barangnya perlu diawasi, baik melalui barang bawaan penumpang maupun barang kiriman. Sinergi ini tentu memperkuat fungsi pengawasan antara Bea Cukai dengan Kastam Malaysia,” jelas Hatta.

Dalam rangka menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) tentang cukai hasil tembakau, Anis Baryawati, Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pasuruan, Selasa (14/06). Acara kunjungan kerja dilaksanakan di dua pabrik rokok, yaitu PT Gudang Garam yang berlokasi di Kecamatan Gempol dan PT Tri Sakti Purwosari Makmur yang berlokasi di Kecamatan Purwosari. Kunjungan kerja dimaksudkan untuk mendengar aspirasi langsung dari perwakilan pengusaha pabrik rokok di Kabupaten Pasuruan.

(BACA JUGA:Fasilitasi Impor Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku, Bea Cukai Diapresiasi)

Sementara itu, di Magelang, dalam rangka studi banding pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung kunjungi Kantor Bea Cukai Magelang, Senin (20/06). WBK merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam mengimplementasikan enam area perubahan program reformasi birokrasi serta telah mampu mencegah terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Melalui sinergi antarinstasi ini kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan para pemangku kepentingan serta mengoptimalkan pelayanan dan pengawasan kepada masyarakat,” pungkas Hatta.

Sumber: