Harga Emas Antam 16 November 2022 Naik Rp8.000, Harga Buyback-nya Juga Naik
Harga emas Antam naik, begitu pula harga buyback emas logam mulia Antam
Kumpulan Berita INVESTASI
Harga emas Antam naik, begitu pula harga buyback emas logam mulia Antam
Lolosnya perekonomian Amerika Serikat dari resesi pada kuartal III-2022, diyakini bakal membawa angin segar bagi investasi di dunia
IHSG hari ini bisa direspons pelaku pasar dengan mengoleksi saham ADRO, BBRI, BRPT, HRUM dan INKP
Aliran modal asing keluar bersih senilai Rp8,48 triliun selama periode 26-29 September 2022
Tidak hanya menjadi instrumen investasi yang “cuan”, EBA Ritel mengajak para investor muda untuk mulai terapkan sustainable living
Emas Antam pada hari ini, Rabu 14 September 2022 anjlok Rp 8.000 per gram, menjadi Rp 942 ribu
IHSG pada perdagangan hari ini, Rabu 14 September 2022, rawan digempur profit taking setelah perdagangan kemarin ditutup menguat
Data inflasi Amerika jadi kunci bagi The Fed dalam menentukan kebijakan moneternya. Investor wait and see dan hal itu membuat harga emas bergerak mendatar
Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS,
Sektor pertambangan memimpin penguatan IHSG kemarin
saat ini tengah memasuki tahap identifikasi dan inventarisasi lahan untuk pembangunan jalan tol tersebut
Harga buyback atau pembelian kembali tetap berada di level semula
The Fed diperkirakan masih akan bertindak agresif, untuk menurunkan inflasi Amerika yang terlalu tinggi
Harga pembelian emas antam hari ini turun Rp5.000 dan harga buyback turun Rp4.000 per gram
Mengutip data Bloomberg, Selasa pukul 09.05 WIB, kurs rupiah tengah diperdagangkan pada level Rp14.774 per dolar AS
Harga emas antam hari ini, baik harga jual maupun harga pembelian kembali sama-sama menurun Rp8.000 per gram
terdapat aliran modal asing masuk sebesar Rp7,74 triliun ke pasar keuangan Indonesia selama periode 8-11 Agustus 2022, baik ke pasar SBN
rata-rata frekuensi transaksi harian di BEI selama sepekan perdagangan terpantau melemah sebesar 0,18 persen
Pejabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan mengungkapkan, saat ini wilayahnya masih menjadi tujuan utama para investor dalam maupun luar negri sebagai tempat berbis
IHSG 9 Agustus 2022 berpeluang menguat karena sedang berada dalam fase konsolidasi dan akan kembali menguji level resistance terdekat di posisi 7.108