Protokol Puting
SAYA berhasil! Saya sudah menemukan obatnya! Itulah kata-kata pertama yang disampaikan kepada saya tadi malam. Habis magrib.
SAYA berhasil! Saya sudah menemukan obatnya! Itulah kata-kata pertama yang disampaikan kepada saya tadi malam. Habis magrib.
MENGAPA kini pemerintah berani menyisihkan ratusan triliun APBN untuk subsidi BBM?
ADA Jalan Mas Trip, tapi tidak ada Jalan Dik Trip atau Mbak Trip. Kelihatannya tidak adil, tapi tidak ada yang keberatan.
OBAT PMK sedang dirancang. Para peternak tidak bisa menunggu. Mereka pun mencoba Eco Enzyme
SAYA harus mengucapkan selamat kepada Direksi Garuda Indonesia. Lebih khusus kepada dirutnya, Irfan Setiaputra
WANITA Amerika ini suka mengenakan java jones bikinan Bandung. Tipe pakaian longgar itu terasa enak di badan –bagi yang tidak langsing.
INILAH bos pertama saya di dunia kerja: Alwy As. Ia pemimpin umum dan pemimpin redaksi harian Mimbar Masyarakat yang terbit seminggu sekali di Samarinda.
SAYA sengaja tidak menulis ini kemarin. Saya ingin tahu dulu sambutan publik pada reshuffle kabinet Selasa lalu: biasa-biasa saja
Anda harusnya sudah tahu: Presiden Jokowi marah-marah lagi. Selasa lalu. Soal produksi dalam negeri lagi.
INI pasti bukan karena harga ayam segar yang lagi naik. Juga bukan karena kenaikan harga cabai.
MINGGU kemarin adalah hari bersejarah dalam hidup saya. Sejarah kecil: minum kopi terbanyak. Sampai lima jenis kopi. Sekali duduk. Dua jam.
KALAU di sungai Indonesia, orang tenggelam seperti putra sulung Ridwan Kamil itu akan mengapung dalam 3 hari. Maju sehari atau mundur sehari.
SAYA juga sudah tahu: hari itu dokter Lois meninggal. Senin 6 Juni tengah hari. Sang suami lagi di Makassar. Selasa keesokan harinya, Hasan Aslam, sang suami,
Datuk Low Tuck Kwong melakukannya. Ia baru berumur 37 tahun ketika membuat keputusan besar dalam hidupnya: menanggalkan kewarganegaraan Singapura
Ia sudah lama menunggu saya. Di depan masjid besar di kota kecil itu.
PASIEN itu marah. Ia pergi ke toko senjata: membeli senjata semi otomatis AR-15.
BEGITU besar dukungan pada Ganjar Pranowo. Termasuk dari Presiden Jokowi sendiri. Sebagai calon presiden Indonesia akan datang.