Catatan Dahlan Iskan

Ya Tidak

Orang yang terus dibombardir berita buruk bisa kena penyakit jiwa. Berarti masyarakat rugi dua kali: rugi tingkat kesejahteraannya dan rugi kesehatan jiwanya.

Ya Tidak
Respon positif kembali diberikan pasar saham Indonesia dalam menyambut hasil pertemuan antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan lembaga Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang berlangsung pada Senin (19/10) lalu.-dok disway-

Apakah sudah ada yang jatuh sampai Rp1? Ternyata ada. Bahkan tiga emiten: MKNT (Mitra Komunikasi Nusantara Tbk), SBAT (Sejahtera Bintang Abadi Textil Tbk), dan TOPS (Totalindo Eka Persada Tbk).

MKNT dulunya jualan pulsa. Pasarnya habis. Lalu jualan benang.

SBAT bergerak di bidang daur ulang kain. Dijadikan antara lain kain pel. Pernah ekspor. Lalu mengalami kesulitan.

Sedang TOPS adalah perusahaan kontraktor gedung bertingkat dan usaha properti.

Apakah kenaikan saham 5 persen Selasa kemarin benar-benar mutiara di tengah lumpur? Bisa ya dan tidak. Tetap saja itu kabar baik karena sentimen terasa membaik. Tapi bisa juga belum sebenar-benar kabar baik karena ini: pihak asing masih terus melepas sahamnya. Itu baru benar-benar kabar surga kalau domestik dan asing sama-sama mulai membeli.

Dua tahun telah berlalu. Ada yang berharap tahun ketiga dimulai dengan kabinet baru: Ya? Tidak? (Dahlan Iskan)

Berita Terkait