Ragam . 02/10/2026, 11:06 WIB

Saya Tidak Lulus SMA (Seri 3)

Penulis : FIN
Editor : FIN

Bagi lulusan SMA yang tidak mampu masuk universitas, juco bisa jadi kampus transisi untuk dua tahun pertama.

Bagi yang tidak lulus SMA, juco juga siap menerima. Bisa dengan memiliki ijazah setara SMA, lewat tes kesetaraan GED (general education development), atau lulus tes kemampuan yang diselenggarakan negara bagian.

Atau, ini yang paling gampang: Minimal berusia 18 tahun. Pokoknya usia 18 tahun, dan dianggap mampu mengikuti mata pelajaran, dia akan diterima.

Bagi siswa internasional, syarat tambahannya adalah bukti kemampuan membayar dan nilai TOEFL yang mumpuni. Waktu itu, nilai minimal TOEFL hanya 450. Dengan bangga saya bisa bilang, nilai saya waktu itu sudah 580. Sebenarnya sudah cukup untuk universitas papan atas. He he he...

Untuk biaya benar-benar sangat terjangkau. Warga California bisa kuliah penuh dengan membayar hanya USD 1.000-an setahun. Bagi murid luar California dan internasional tentu lebih mahal, tapi tetap jauh lebih murah dari universitas pada umumnya.

Karena segala kemudahan itulah, juco menjadi "jembatan" penting untuk banyak orang. Andai tidak lanjut ke universitas, seseorang bisa mendapatkan gelar Associate Degree dari juco. Itu gelar sarjana pendidikan tinggi dua tahun di Amerika.

Kalau dia mau lanjut ke gelar Bachelor atau S1, dia hanya tinggal menambah dua tahun lagi di universitas mana pun. Bila nilainya bagus, tidak tertutup kemungkinan bagi dia untuk diterima di universitas papan atas Amerika.

Ada banyak anak Amerika yang tidak lulus SMA, tapi kemudian dapat nilai bagus di juco, lalu mendapatkan beasiswa di universitas!

Kebijakan orang tidak boleh kehilangan hak mendapatkan pendidikan benar-benar ada wujudnya. Sampai tingkat perguruan tinggi.

Tak heran bila banyak orang memilih jalur ini. Tak heran pula bila banyak siswa internasional juga memilih jalur lewat juco ini.

***

Melompati SMA akhirnya benar-benar jadi solusi buat perjalanan akademik saya. Nilai TOEFL saya jauh di atas cukup. Tes kemampuan juga aman. Hanya tinggal masalah timing.

Pada akhir 1994 dan beberapa bulan awal 1995, saya mengikuti anjuran. Saya mengambil sekolah bahasa Inggris dulu. Hitung-hitung sambil mematangkan lagi bahasa Inggris saya.

Kebanyakan "teman-teman" saya di sekolah bahasa itu adalah calon-calon mahasiswa S2. Datang dari berbagai negara di dunia. Asia, Afrika, dan Eropa. Kadang ada yang dari Indonesia, termasuk yang dikirim oleh instansi-instansi BUMN untuk sekolah S2 di Amerika.

Antara 1994-1995, total sekitar enam bulan saya sekolah bahasa di Sacramento. Di usia 17 tahun, dengan teman-teman sekelas yang kebanyakan usia di atas 25 tahun. Bahkan banyak sudah 30-an dan dari kalangan profesional. Dari berbagai negara di dunia.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id