Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11
NTP September 2026 cetak rekor 131,11, naik 1,49%. Gabah, karet, cabai rawit, dan sawit dorong penguatan daya beli petani.
“Petani harus memperoleh keuntungan yang layak. Negara harus hadir mulai dari penyediaan pupuk, air, mekanisasi, sampai memastikan hasil panennya terserap dengan harga yang baik. Kalau petani untung, pertanian akan terus tumbuh,” tegasnya.
Kementerian Pertanian terus mendorong agar peningkatan produksi pangan berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani. Penguatan harga hasil panen, kemudahan akses sarana produksi, pembangunan irigasi, mekanisasi, serta peningkatan produktivitas menjadi bagian dari upaya menjaga agar pertumbuhan sektor pertanian memberikan manfaat ekonomi yang semakin besar bagi petani.
Capaian NTP September 2026 sebesar 131,11 melanjutkan tren penguatan yang telah terlihat pada bulan sebelumnya. Pada Agustus 2026, BPS mencatat NTP nasional sebesar 129,19 atau meningkat 1,05 persen dibandingkan Juli 2026.
Dengan perkembangan tersebut, peningkatan NTP menjadi salah satu indikator bahwa penguatan sektor pertanian tidak hanya tercermin dari sisi produksi, tetapi juga dari membaiknya posisi ekonomi petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian.