Tekstil Danantara
Mengejutkan: Danantara akan mendirikan industri tekstil Indonesia. Sulit dipahami: mengapa Danantara mau masuk ke industri yang persaingannya sangat ketat –yang memerlukan efisiensi tingkat dewa.
Namun industri tekstil memerlukan prinsip ''Efisien atau Mati''. BUMN bisa pilih mati.
Recovery industri tekstil di Indonesia sekarang ini mungkin sebagai dampak perang dagang Amerika-Tiongkok. Ekspor tekstil dari luar Tiongkok bisa mengambil alih sebagiannya. Vietnam yang paling banyak mendapatkan berkahnya. Lalu sekarang Indonesia.
Kalau berpikirnya skala negara, tentu tidak peduli siapa pun yang mengembangkannya. Boleh BUMN, boleh swasta. Yang penting industri tekstil dalam negeri bergairah kembali. Tidak harus semuanya ditangani sendiri –apalagi kalau itu hanya menghamburkan uang negara. (Dahlan Iskan)
Berita Terkait
Tekstil Danantara
Komunikasi Xi