Catatan Dahlan Iskan . 30/09/2026, 05:34 WIB
Namun industri tekstil memerlukan prinsip ''Efisien atau Mati''. BUMN bisa pilih mati.
Recovery industri tekstil di Indonesia sekarang ini mungkin sebagai dampak perang dagang Amerika-Tiongkok. Ekspor tekstil dari luar Tiongkok bisa mengambil alih sebagiannya. Vietnam yang paling banyak mendapatkan berkahnya. Lalu sekarang Indonesia.
Kalau berpikirnya skala negara, tentu tidak peduli siapa pun yang mengembangkannya. Boleh BUMN, boleh swasta. Yang penting industri tekstil dalam negeri bergairah kembali. Tidak harus semuanya ditangani sendiri –apalagi kalau itu hanya menghamburkan uang negara. (Dahlan Iskan)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id