Ragam

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo

Mentan Amran temui 1.000 petani Indramayu, bahas irigasi, pupuk, alsintan, dan bantuan benih. Di sisi lain, ATR/BPN perkuat layanan HANTARU 2026.

Mentan Temui 1.000 Petani Indramayu, Selesaikan Masalah Petani Sebelum Demo
Mentan Amran temui 1.000 petani Indramayu, bahas irigasi, pupuk, alsintan, dan bantuan benih. Di sisi lain, ATR/BPN perkuat layanan HANTARU 2026.

Mentan bahkan menegaskan akan meminta pertanggungjawaban pejabat terkait apabila persoalan tersebut tidak dituntaskan sesuai komitmen.

Mentan Amran juga meminta koordinasi antara Kementan dan Kementerian PU diperkuat. Kementan, kata dia, siap mendukung kebutuhan pompa, sementara pembangunan saluran irigasi menjadi bagian yang perlu ditindaklanjuti bersama kementerian terkait.

Selain air, petani Indramayu juga menyampaikan kebutuhan alat dan mesin pertanian. Mereka mengapresiasi bantuan yang sebelumnya telah diberikan Kementan karena sebagian besar bantuan tersebut telah tiba dan bahkan sudah digunakan.

“Yang dulu saya janjikan sudah tiba traktornya?” tanya Mentan Amran.

“Sudah, sudah dipakai,” jawab petani.

Para petani menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat membantu menekan biaya produksi. Namun, karena kebutuhan mencakup 24 basis petani, mereka berharap jumlah alsintan dapat ditambah.

Mentan Amran merespons dengan meminta agar kelembagaan petani diperkuat sehingga bantuan dapat dikelola dengan baik. Ia juga menyatakan akan menambah bantuan traktor.

Untuk kebutuhan tersebut, Mentan Amran memastikan bantuan 24 unit hand tractor akan diberikan untuk 24 basis petani. Selain itu, dua unit traktor besar juga akan ditambahkan.

Sebelumnya, petani telah menerima bantuan lima unit hand tractor dan enam unit combine harvester, serta bantuan irpom. Bantuan tersebut menurut petani sudah sampai dan telah dimanfaatkan.

“Traktor kurang saya urusi. Besok kirim. Malah saya tambahkan,” tegas Mentan Amran.

Dalam dialog tersebut, petani juga menyampaikan kendala kelembagaan dalam mengakses bantuan pemerintah. Mereka berharap bantuan dapat diberikan secara langsung kepada kelembagaan yang benar-benar dibentuk dan dijalankan petani.

Menanggapi hal itu, Mentan Amran meresmikan kelompok petani Maju Berani Berjuang yang dibentuk oleh petani Indramayu.

“Namanya Kelompok Maju Berani Berjuang, saya resmikan hari ini,” ujar Mentan Amran.

Mentan meminta agar kelompok tersebut menjadi wadah yang bertanggung jawab dalam mengelola bantuan pertanian.

“Jadi ini kelompok baru ya, Kelompok Maju Berani Berjuang. Ini menteri yang resmikan Kelompok Maju Berani Berjuang,” katanya.

Berita Terkait